Masuk Tahun Kesembilan, MIWF 2019 Dikemas Ramah Lingkungan

Masuk Tahun Kesembilan MIWF 2019 dikemas dengan ramah lingkungan

Terkini.id,Makassar – Memasuki tahun kesembilan, Makassar International Writers Festival (MIWF) hadir dengan tajuk “People”. Kegiatan akan berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 26 hingga 29 Juni 2019 mendatang.

Direktur MIWF Lily Yulianti Farid menuturkan mengangkat tema ‘People’ sebagai respons usai Pemilu di Indonesia. Ia menilai, Pemilu tersebut sebagai salah satu paling kompleks di dunia.

“People dipilih sebagai tema karena Indonesia baru saja selesai mengadakan Pemilu. Salah satu yang paling kompleks di dunia, dan wacana serta media arus utama dikuasai oleh urusan politik. Sementara people (rakyat) seolah-olah hanya diperhatikan saat perebutan kekuasaan,” kata dia.

Dalam bahasa Inggris, People dapat diartikan sebagai orang. Tetapi lebih dari itu, people juga dapat bermakna rakyat sehingga cakupannya lebih luas. Oleh sebab itu, MIWF membuka banyak ruang percakapan tentang orang-orang biasa yang berdedikasi di berbagai bidang.

MIWF kian berkembang sebagai Festival of Ideas yang menjadi pertemuan seniman lintas disiplin, budayawan, aktivis, intelektual yang ingin terhubung langsung dengan warga lokal.

Festival ini akan menghadirkan 55 penulis dan pembicara nasional dan internasional. Mereka akan berbagi pengalaman dan cerita terkait karya-karyanya.

Penulis yang hadir antara lain; Haidar Bagir, Marchella FP, Suffian Hakim (Singapura), Rosianne Watt (Inggris), Papermoon Puppet Theatre dan masih banyak lagi.

Ada 58 total mata acara yang akan berlangsung di MIWF yang berpusat di Fort Rotterdam dan lima kampus di Makassar.

Selain itu, MIWF mengusung konsep Zero Waste Festival sebagai bentuk kampanye melarang penggunaan plastik sekali pakai.

Komitmen ramah lingkungan itu ditunjukkan oleh para relawan dan tim kerja yang wajib membawa botol air minum isi ulang, serta dibentuknya unit kerja Zero Waste yang bertugas selama festival.

Seluruh sampah yang dihasilkan di festival akan dipilah, dijadikan kompos, didaur ulang, dan dipastikan tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir Sampah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini