Masuk

Khawatirkan Kondisi RI, Megawati: Kalau Saya Sudah Tidak Ada, Gimana Ya?

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Di Hari Lahir Pancasila, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan refleksi kebangsaannya.

Kekhawatiran Megawati adalah kondisi bangsa RI hari ini yang dianggapnya terlalu nikmat di zona nyaman.

Megawati mulanya berbicara soal kekagumannya atas budaya bangsa Timur. Megawati enggan mengikuti arus Barat.

Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Belum Putuskan Usungan Capres 2024 di HUT PDIP ke-50

“Masa kita mau ngikutnya ke Barat mulu, lho, dari sisi budaya seni itu yang namanya Timur itu luar biasa, lho,” ucap Megawati saat menjadi pembicara kunci di Seminar Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 secara virtual, Rabu 1 Juni 2022.

Selanjutnya Megawati juga menyinggung negara-negara besar. Dia menyebut negara tersebut tidak dihuni bangsa aslinya.

“Yang disebut orang Amerika itu orang asli Amerika, kan nggak. Mereka itu kan orang dari Inggris sebagai penjahat dibuang ke sana. Di Australia gitu juga, kan Aborigin. Selandia Baru. Mau kita dibegitukan? Kalau saya ndak biar orang tua,” ungkapnya.

Baca Juga: Capres PDIP Dikabarkan Akan Diumumkan Oleh Megawati Soekarnoputri

Bahkan lebih lanjut Megawati pun menceritakan pernah menyampaikan kekhawatirannya itu kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Di saat itulah dia mengkhawatirkan kondisi RI.

“Coba dong, jangan merasa, saya bilang sama Sekjen saya, nih, kok bangsaku udah terlalu nikmat dengan zona nyaman, lho, aku udah khawatir, lho. Nanti kalau saya udah ndak ada terus piye yo, gimana yo,” kata Megawati.