Tekini.id, Jakarta- Ganjar Pranowo dan Puan Maharani terus menerus dibicarakan sebagai sosok yang berpotensi mencalonkan diri ke Pilpres 2024.
Bersaing dari partai yang sama yakni PDI Perjuangan, namun keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan diungkapkan oleh Adi Prayitno selaku Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.
Ganjar Pranowo sendiri memiliki kelebihan disebut Adi Gubernur dari Jawa Tengah ini juga memiliki kekuatan yang luar biasa.
Elektabilitas Ganjar yang masih stabil berada di posisi tinggi, bahkan mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
“Ganjar ini elektabilitasnya sampai saat ini menempati posisi tertinggi, disusul Prabowo dan Anies Baswedan” ungkap Adi.
- Cek Fakta: Dugaan Ketidaksesuaian Uang Transportasi pada Kampanye Ganjar di Makassar
- Momen Keakraban RPG Perbaiki Passapu Ganjar Pranowo Sebelum Kampanye Akbar di Makassar
- Ganjar Pranowo Klaim Pendukung Jokowi di Luar Negeri Pilih Ganjar-Mahfud
- Ganjar Pranowo Ingin Perjuangkan Hak Perempuan dan Disabilitas
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
Dibalik kelebihan Ganjar Pranowo adapun kelemahannya disebut Dosen UIN Syarif Hidayatullah
“Salah satu kelemahan Ganjar adalah penetrasi dan dukungan internal dan elite PDIP sampai saat ini terkesan berjarak. Misalnya Ganjar itu dibilang kemajon kelewatan dan agak berlebihan,”
“Jadi ada plus dan minusnya di antara Mbak Puan dan Ganjar Pranowo,” sambung Adi.
Sedangkan Puan Maharani juga memiliki kelebihan dan juga kekuatan karena didukung oleh elite-elite PDIP yang cukup solid mendukung.
Dewan Kolonel bahkan mendukung pencapresan Puan, walaupun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebut Dewan Kolonel sebagai bercandaan Poltik.
“Itu tidak bisa dibantah. Cukup sangat dekat dengan raihan tiket yang dimiliki PDIP untuk bisa maju,” kata Adi, Jumat 23 September 2022.
Meskipun Puan Maharani memiliki kelebihan dia juga memiliki kelemahan walaupun menjabat sebagai Ketua DPR RI dan Ketua DPP PDIP, namun elektabilitas lemah.
“Salah satu kelemahan Mbak Puan, adalah karena elektabilitasnya tidak kuat secara signifikan” ungkap Adi.
Tetapi siapa yang akan maju di Pilpres 2024, keputusan ada di Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“Soal siapa yang akan diusung tentu bagaimana sikap politik Mbak Mega sampai sekarang kan Mbak Mega belum memutuskan politik apapun tapi yang jelas dua-duanya Puan dan Ganjar memiliki plus dan minus” ungkapnya.
Adi menyebut Ganjar jika maju Pilpres dan tetap mengharapkan dari PDIP, mendapatkan kritik dan seakaan anak tiri dari partai sendiri namun Ganjar tetap bertahan.
“Makanya sampai sekarang walaupun dikritik dianggap anak tiri di partainya sendiri Ganjar tetap sabar dan terus menyatakan dirinya tetap tegak lurus ke PDIP” kata Adi.
Jika Ganjar beralih partai untuk melaku Pilpres 2024, kemungkinan adanya partai politik lain akan terbuka untuk Ganjar.
“Ya kita tidak pernah tahu jika sewaktu-waktu Ganjar tidak diusung oleh PDIP dan diusung oleh partai yang lain maka sangat terbuka partai yang lain itu akan mendukung Ganjar Pranowo” paparnya.
“Yang jelas misalnya Nasdem sudah menyatakan kesediaannya akan mengusung Ganjar kalau keluar dari PDIP,” pungkas Adi dikutip dari Suara.com.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
