Terkini.id, Jakarta – Pawang hujan untuk gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, baru-baru ini viral dan menjadi sorotan publik.
Pasalnya, demi ‘menenangkan’ hujan, ia sampai rela terjun ke tengah-tengah sirkuit dan melakukan ritualnya sambil basah-basahan.
Aksinya itu pun menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang mendukung dan memberi respect, tetapi tak sedikit yang justru mencibir serta meremehkan.
Nah, pawang hujan yang ternyata bernama Raden Rara Istiani Wulandari itu akhirnya buka suara terkait aksi viralnya.
Ia mengaku sempat merasa emosi karena pihak ITDC dan MGPA selaku pengelola Sirkuit Internasional Mandalika telah menyampaikan agar Rara mendapat ID all access yang bisa menembus segala area.
Namun, pihak Dorna selaku pemegang hak komersial MotoGP rupanya menganggap kehadiran sang pawang hujan tidak terlalu penting.
Kendati demikian, lanjut Rara, dirinya beruntung karena akhirnya pihak Dorna kemudian memperbolehkannya masuk ke area terbatas karena ia sempat berada semobil dengan Priandhi Satria, direktur utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
“Tapi tadi, Tuhan itu seperti menuntun saya, karena tadi waktu saya di paddock barat, saya naik mobilnya Pak Andi,” ungkapnya, dikutip terkini.id dari wawancara Kompas TV pada Minggu, 20 Maret 2022.
“Karena Dorna melihat saya di mobilnya Pak Andi, jadi saya boleh masuk,” sambungnya.
“Saran saya, lain kali, pawang hujan itu tetap dikasih all access.”
Terkait sorak-sorai cemoohan yang sempat terlontar dari penonton saat ia beraksi di depan paddock ketika hujan deras mengguyur, Rara mengaku tak menganggapnya serius.
“Saya kalau lagi seperti itu, fokus. Saya enggak dengerin,” ungkapnya.
“Bahkan tadi ada yang teriak-teriak negatif, sekilas, tapi nggak saya bawa ke hati,” lanjutnya lagi.
“Saya harus menuju ke Tuhan, event ini harus sukses!”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
