Terkini.id, Jakarta – Indonesia melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mulai melakukan kerja sama dengan Pfizer untuk mendatangkan pil Paxlovid, salah satu obat Covid – 19 yang dibuat perusahaan itu.
Paxlovid merupakan kandidat obat antivirus baru yang sedang diteliti potensinya untuk pengobatan Covid – 19. Sejauh ini, penelitian menunjukkan bahwa Paxlovid cukup efektif dalam mengurangi risiko kematian dan rawat inap pasien Covid – 19.
Pasien yang memenuhi syarat mengonsumsi paxlovid adalah mereka yang berisiko tinggi berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 39 kilogram dan memiliki hasil tes positif Covid – 19.
Paxlovid mengombinasikan obat antivirus bernama nirmatrelvir dan ritonavir. Dosis penggunaannya yakni tiga pil dikonsumsi dua kali sehari selama lima hari dimulai setelah timbul gejala.
Dilansir dari laman alodokter.com, Pfizer juga mengklaim pil Paxlovid yang mereka kembangkan itu 90 persen efektif mencegah rawat inap dan kematian pasien berisiko tinggi.
Kepala Ilmuwan Pfizer, Mikael Dolsten mengatakan, berdasarkan data analisis akhir, tak seorang pun yang terlibat dalam uji coba penggunaan obat Pfizer itu meninggal dunia.
“ini adalah hasil yang menakjubkan. Kita bicara soal jumlah nyawa yang diselamatkan dan pencegahan rawat inap. Tentu saja, jika Anda mengonsumsi ini dengan cepat setelah infeksi, cenderung dapat mengurangi penularan yang dramatis,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.
Pfizer juga merilis data awal dari studi kedua yang menunjukkan obat ini mengurangi rawat inap sekitar 70 persen pada orang dewasa berisiko standar. Uji coba ini juga melibatkan beberapa orang yang berisiko tinggi meski sudah divaksinasi.
Budi Gunadi Sadikin mengatakan pil Paxlovid ini akan didatangkan pada Januari 2022. Hal itu dilakukan menyusul pemberian izin penggunaan Paxlovid sebagai pil antivirus Covid – 19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).
“Obat – obatan baru kita siapkan. Dua yang sudah diapprove FDA, Monupilavir dan Paxlovid. Insyaallah di bulan Januari sudah bisa kita datangkan,” kata Budi di Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat Rabu, 29 Desember 2021.
Budi tidak menyebut secara detail tanggal kedatangan pil Paxlovid. Ia juga tidak menyebut berapa banyak yang akan didatangkan.
Sebelumnya, Indonesia sudah mengincar pil Covid tersebut. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan pihaknya sudah melobi Pfizer untuk membeli obat Paxlovid sejak awal Desember.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
