Masuk

Mengenal Perdagangan Bebas: Defenisi, Keuntungan dan Kerugian

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Aktivitas Perdagangan di era saat ini telah memasuki sebuah sistem perdagangan bebas, di mana aktivitas perdagangan yang dulunya hanya berada pada suatu lokasi tertentu, dengan kemajuan perkembangan peradaban manusia, khususnya perkembangan bidang teknologi, aktivitas perdagangan saat ini bisa diakses dibeberapa tempat bahkan telah dilakukan secara global.

Perdagangan bebas saat ini memungkinkan suatu negara maupun melalui pihak swasta untuk melakukan ekspor dan impor tanpa adanya batasan, tergantung dengan kebijakan yang diterapkan oleh kedua belah pihak (kebijakan bilateral).

Defenisi Perdagangan Bebas

Baca Juga: Mengenal Regional Economic Integration, Sebuah Kajian Ekonomi Makro

Menurut Hamid Basyaib dalam buku Membela Kebebasan: Percakapan tentang Demokrasi Liberal (2006), secara sederhana, perdagangan bebas didefinisikan sebagai perdagangan yang tidak memiliki hambatan. 

Hambatan yang dimaksud adalah segala sesuatu yang bisa memengaruhi atau mengganggu arus distribusi barang maupun jasa yang diperdagangkan.

Selanjutnya, dilansir dari Encyclopaedia Britannica, free trade atau jika dilokalisasikan yang berarti perdagangan bebas adalah kebijakan di mana pemerintah tidak mendiskriminasi kegiatan impor atau mengganggu ekspor. 

Baca Juga: Ini Penyebab Melonjaknya Harga Telur di Atas Rp30 Ribu Per Kilogram Menurut Mentan

Keuntungan Perdagangan Bebas

Ada berbagai macam dan bentuk keuntungan dari aktivitas perdagangan bebas. Melansir dari situs Thought Co, keuntungan dari perdagangan bebas yaitu sebagai berikut:

1. Merangsang Pertumbuhan Ekonomi

Jika suatu tempat terdapat aktivitas pasar, tentunya hal itu akan berdampak ke sisi ekonomi suatu tempat. Sejalan dengan adanya perdagangan bebas, hal ini dapat merangsang dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Kerugian Masih Dialami Bioskop CGV Sebesar Rp 50,5 Miliar di Kuartal I-2022

2. Meningkatkan Investasi Asing 

Perdagangan bebas memungkinkan masuknya investor asing ke dalam suatu negara yang kiranya akan membantu kelompok bisnis lokal untuk berkembang dan bersaing. Hal ini menjadi salah satu keuntungan perdagangan bebas yang didapatkan suatu negara.

3. Mendorong Transfer Teknologi

Dengan menjalin perdagangan bebas, transfer teknologi sangat mungkin dikembangkan ke arah yang lebih baik. Sehingga bisa membantu bisnis lokal untuk mendapatkan akses ke teknologi terbaru.

Kerugian Perdagangan Bebas

Di balik keuntungan tentunya ada resiko-resiko kerugian yang tidak bisa terhindarkan. Meskipun perdagangan bebas memiliki keuntungan disejumlah sektor, tentu free trade ini juga memiliki kerugian.

Berikut kerugian free trade atau perdagangan bebas dilansir dari situs Thought Co:

1. Merusak Lingkungan

Dengan hadirnya perdagangan bebas, hal ini pula selaras dengan meningkatnya peluang ekspor sumber daya alam, seperti bijih besi, pohon, dan sebagainya. 

Aktivitas tersebut tanpa disadari akan berdampak bahkan bisa merusak lingkungan, khususnya di negara berkembang yang belum memiliki peraturan khusus mengenai perlindungan lingkungan.

2.Mengurangi Pendapatan 

Perdagangan bebas bisa mendorong munculnya persaingan bisnis yang pada akhirnya bisa menyebabkan penurunan pendapatan. Terutama menurunnya pendapatan para pebisnis lokal atau produsen lokal akibat kalah saing dengan produsen dari luar di pasaran.

3.Kondisi Kerja yang Buruk 

Karena aktivitas perdagangan bebas minim pembatasan impor dan ekspor, sering kali beberapa pihak menjadi korban, khususnya dari kalangan pekerja. 

Tak jarang, kita menjumpai atau mendengar adanya anak-anak dan perempuan dipaksa bekerja di pabrik hanya untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa yang akan diekspor.