Menjadi Hidangan Khas Idul Fitri, Berikut Sejarah Ketupat!

Menjadi Hidangan Khas Idul Fitri, Berikut Sejarah Ketupat!

EP
Nur Magfira
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Salah satu makanan unik dan khas di Indonesia adalah ketupat, yang merupakan masakan yang dilestarikan.

Apakah anda tahu bagaimana ketupat menjadi hidangan khas selama Idul Fitri?

Saat Lebaran atau upacara tradisional lainnya, masakan tradisional ini sering disajikan di atas meja makan yang dibungkus daun kelapa atau daun pandan.

Jika Anda tidak tahu sejarah ketupat, bacalah ringkasan singkat ini dari sciencedirect, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.Id, Selasa 28 Maret 2023.

Sejarah Ketupat

Ketupat adalah makanan tradisional yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan daun kelapa muda yang baru dianyam.

Baca Juga

Beras yang telah dimasukkan ke anyaman daun kelapa atau daun pandan, harus direbus terlebih dahulu. Prosedur ini memakan waktu sekitar lima jam.

Beras ketan digunakan untuk membuat ketupat. Beras harus direndam dalam air selama sekitar 30 menit sebelum ditempatkan di dalam daun kelapa yang telah dianyam.

Daun kelapa muda harus direndam dalam air sebelum dianyam. Agar ketika dianyam, tidak mudah robek.

Saat ini, orang lebih suka membeli ketupat yang sudah jadi, daripada membuat sendiri karena membutuhkan waktu untuk menganyam daun kelapa muda.

Setelah ketupat dimasak, biasanya disajikan dengan hidangan seperti sate, kari ayam, dan rendang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.