Menko Polhukam Sebut Perempuan Bercadar Bawa Pistol Tanda Radikalisme di Indonesia

Menko Polhukam Sebut Perempuan Bercadar Bawa Pistol Tanda Radikalisme di Indonesia

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Menko Polhukam Mahfud MD memberikan pendapatnya tentang insiden perempuan bercadar terobos Istana Negara yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam kuliah umum di Universitas Jember, Jawa Timur, Mahfud MD mengatakan bahwa kejadian perempuan bercadar terobos Istana Negara sambil membawa pistol FN merupakan tanda radikalisme di Indonesia.

“Itu bukti bahwa radikalisme masih ada. Akarnya adalah ketidakmauan menerima kesepakatan hidup bernegara,” ujar Mahfud MD, Senin 31 Oktober 2022.

Kemudian, Mahfud MD menjelaskan bahwa radikalisme terbagi menjadi beberapa bentuk. 

Bentuk radikalisme yang dimaksud Mahfud MD yaitu radikalisme dalam kurikulum, radikalisme dalam dunia pendidikan, menyindir orang yang bertampilan berbeda serta tindakan kekerasan seperti ancaman bom.

Baca Juga

Oleh karena itu, Mahfud MD meminta kepada masyarakat agar tetap waspada akan radikalisme.

“Kejadian tersebut merupakan bukti bahwa radikalisme dengan berbagai ancamannya masih harus diwaspadai di Indonesia, meskipun itu kecil,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menyebutkan radikalisme harus disamakan dengan sikap bahwa yang benar di dunia ini adalah ideologi orang tersebut serta ideologi yang sudah ada harus dimusnahkan dengan berbagai cara.

Mahfud MD berpendapat cara untuk menangkis radikalisme harus dimulai dari lembaga pendidikan dan kaum anak muda.

“Menangkal tumbuhnya radikalisme di kalangan generasi muda harus dimulai dari lembaga pendidikan. Bahwa negara itu adalah karunia Tuhan Yang Maha Kuasa, yang dapat memberikan kita kesempatan untuk maju seperti sekarang,” tuturnya.

Mahfud MD menegaskan bahwa Pancasila adalah dasar negara atas kesepakatan bersama. 

Kemudian dalam agama, Pancasila merupakan janji suci dan nilai instrumentalnya serta aktualisasinya dapat dilaksanakan dengan berbagai cara tanpa merubah nilai dasarnya.

Mahfud MD menilai perguruan tinggi adalah tempat yang berfungsi untuk memperkuat Pancasila sebagai nilai dasar.

Sumber: viva.co.id

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.