Terkini.id, Jakarta– Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) belum lama ini mengatakan terorisme merupakan musuh semua manusia.
Mengutip kompas.com. Dalam acara Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional untuk Para Korban Terorisme, Mahfud MD juga mengatakan pemerintah Indonesia menganggap terorisme sebagai musuh.
“Pemerintah Indonesia menganggap terorisme itu musuh semua manusia. Terorisme tidak punya agama,” katanya, Minggu 21 Agustus 2022.
Tidak hanya itu saja, dirinya menjelaskan langkah yang pemerintah terapkan untuk menghadapi teroris di Indonesia sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018.
Selain adanya peraturan Undang-Undang, untuk menghadapi terorisme juga dilengkapi dengan adanya institusi BNPT.
- Mahfud MD Tegaskan Perpol 10 2025 Adalah Pembangkangan Terhadap Konstitusi
- Mahfud MD Enggan Terima Honor Saat Jadi Khatib di Masjid Al-Markaz
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
- Cak Imin: Kalau jadi Wapres Ga Ada Gunanya Ya Mundur!
- Mahfud MD Akan Kirim Tim Untuk Investigasi Dugaan Intimidasi yang Diterima Melki
“Yang menyantuni para korban juga sekaligus melakukan pemulihan bersama BNPT dan LPSK,” tuturnya.
Mahfud MD pun mengajak semua masyarakat untuk tetap waspada terhadap gerakan-gerakan terorisme.
Lebih lanjut, Mahfud menerangkan terdapat tiga bentuk dari radikalisme. Bentuk tersebut yakni radikalisme dalam bentuk wacana, terorisme, dan sikap anti perbedaan.
Menurutnya, pemerintah Indonesia sudah menyiapkan perangkat instrumen hukum untuk menangani ketiga bentuk radikalisme.
“Terorisme itu bagian terkeras dari radikalisme,” ucapnya.
“pemerintah sudah menyiapkan perangkat instrumen hukum dan institusi untuk menangani ketiga cabang tersebut,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
