Terkini.id, Jakarta – Ketua Dokter Indonesia Bersatu, dr Eva Sri Diana Chaniago memberikan komentar soal pembatalan PPKM Level 3 selama Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Eva Chaniago mengatakan bahwa memang sedari dulu netizen sudah mencurigai hal tersebut.
Dan benar, kata Eva, bahwa hal itu terjadi dan sudah dapat dilihat saat ini.
“Netizen sudah curiga ini terjadi dan rupanya benar terjadi,” ujar Eva Chaniago, dikutip terkini.id pada Rabu, 8 Desember 2021.
Ia pun mengatakan bahwa dirinya tak bisa berkata apapun dengan kebijakan tersebut.
“Duh, ngga tau aku komen apa dah,” lanjutnya.
Ia pun mengatakan, dengan kebijakan pemerintah yang baru soal PPKM Level 3 ini, wajar jika netizen Indonesia ngamuk.
“Ngga salah jika netizen nyinyir ya, gitu sih, tapi aku kok jadi mikir, duh,” ujarnya.
Beberapa netizen lantar turut membagikan pandangan di kolom komentar.
“Katanya nih ya antibodi rakyat indonesia sudah bagus jadi tak perlu lagi PPKM, katanya ya, tapi nanti pas lebaran idul fitri antibodi rakyat indonesia tiba-tiba menurun ga ya? Ingat ya ini katanya,” ujar @Wendri***.
“Virus nya punya jobdesk, syarat dan ketentuan berlaku, hanya booming pas hari besar umat Islam, sampe 2 hari libur aja digeser, wajar kalo netizen berpikir seperti itu, karena ya kok sangat kebetulan, PPKM nya dibatalkan, padahal lagi rame isu Om Mikron,” tulis @Star***.
Seperti yang terlihat, Eva membagikan cuitannya sembari mengomentari pemberitaan yang bertajuk ‘Pemerintah Tidak Jadi Berlakukan PPKM Level 3 Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022’.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
