Masuk

Menurut KAMI Lintas Provinsi, TKA China Berpotensi Ancam Kedaulatan Negara

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Lintas Provinsi meminta Presiden Jokowi pulangkan seluruh Tenaga Kerja Asing (TKA) China dari Indonesia.

Menurut KAMI Lintas Provinsi, keberadaan TKA China di Indonesia akan mengancam kedaulatan Indonesia.

“Pemerintah segera memulangkan TKA China ke negeri asalnya (Tiongkok), karena berpotensi akan mengancam kedaulatan negara,” ujar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Lintas Provinsi, dikutip dari keuangannews.id bersumber dari suaranasional.com, Kamis 26 Mei 2022. 

Baca Juga: KPU Sulsel Umumkan Cara Penyerahan Bukti Dukungan Calon Anggota DPD RI

Selain itu, KAMI Lintas Provinsi juga minta pemerintah mencabut segala ketentuan perundang-undangan yang berpotensi akan membuat kekacauan di Indonesia.

“Cabut semua peraturan dan UU yang nyata nyata telah merugikan rakyat dan berpotensi mengancam eksistensi dan kedaulatan negara,” tuturnya.

Lebih lanjut lagi, KAMI Lintas Provinsi berujar bahwa perbedaan keadaan yang dialami oleh TKA China dan pekerja dalam negeri sangatlah berbeda.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah justru selalu menguntungkan TKA China bukan tenaga kerja Indonesia.

“Sangat ironis pada saat warga pribumi kelaparan, sedang kesulitan mencari kerja, justru kebijakan pemerintah berbanding terbalik. Fakta di lapangan TKA China berbondong–bondong diberi angin segar, diberi perlakuan istimewa,” imbuhnya.

Dengan semakin banyaknya keberadaan TKA China di Indonesia, maka pemerintah era Jokowi dapat dianggap tidak berpihak dengan warga negaranya sendiri.

KAMI Lintas Provinsi juga berujar bahwa keberadaan TKA China membuat sakit hati warga masyarakat pribumi.

Baca Juga: Yusril Sebut Prabowo Berpotensi Menangkan Pilpres 2024 Jika Didampingi Jokowi Sebagai Cawapres

“Pemerintah tidak berpihak kepada rakyat pribumi, membuat resah dan menyakiti hati rakyat pribumi,” tambahnya.