Terkini.id, Masamba – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus bergerak memberikan pelayanan pasca bencana alam banjir bandang.
Salah satunya yakni pengangkutan sampah di beberapa titik, termasuk di wilayah terdampak bencana banjir bandang.
Diketahui, pasca bencana banjir bandang, banyak ditemukan sisa-sisa sedimen dan sampah yang terbawa arus, sehingga terjadi penumpukan sampah di mana-mana, termasuk di wilayah Masamba dan Radda.
Dua wilayah inilah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang yang menerjang Luwu Utara pada 13 Juli 2020 lalu.
Hal ini pula yang membuat DLH Luwu Utara terus bekerja ekstra keras dalam memberikan pelayanan pengangkutan sampah. Sampai hari Senin, 3 Agustus 2020, DLH terus bergerak memberikan pelayanan angkut sampah menggunakan dump truck.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
“Demi kenyamanan masyarakat, DLH terus bekerja ekstra mengangkut sampah-sampah yang menumpuk,”bebernya.
“Dan hari ini kami mengangkut sampah di dua titik, yaitu di kelurahan Baliase dan di Pontaden jalan Sawerigading,” sambung Kepala DLH Bambang Irawan.
Meski dengan armada terbatas, DLH tetap mengerahkan potensi yang ada dalam mengevakuasi berbagai sampah, termasuk sampah-sampah dari rumah warga.
“Intinya, layanan angkutan sampah tidak boleh berhenti, kita terus bergerak,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
