Terkini.id, Masamba – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus bergerak memberikan pelayanan pasca bencana alam banjir bandang.
Salah satunya yakni pengangkutan sampah di beberapa titik, termasuk di wilayah terdampak bencana banjir bandang.
Diketahui, pasca bencana banjir bandang, banyak ditemukan sisa-sisa sedimen dan sampah yang terbawa arus, sehingga terjadi penumpukan sampah di mana-mana, termasuk di wilayah Masamba dan Radda.
Dua wilayah inilah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang yang menerjang Luwu Utara pada 13 Juli 2020 lalu.
Hal ini pula yang membuat DLH Luwu Utara terus bekerja ekstra keras dalam memberikan pelayanan pengangkutan sampah. Sampai hari Senin, 3 Agustus 2020, DLH terus bergerak memberikan pelayanan angkut sampah menggunakan dump truck.
- Ratusan Siswa Briton English Education Terima Sertifikat Cambridge pada Graduation ke-9 di Makassar
- Wali Kota Munafri Luncurkan MCH Nusantara, Ruang Kreatif Baru untuk Generasi Muda Makassar
- CEO Haka Auto Hariyadi Kaimuddin Sebut Era Mobil Listrik di Indonesia Sudah Dimulai
- Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026
- Program Satu Telur Sehari Ramaikan Hari Anak Nasional, Demi Mencegah Stunting
“Demi kenyamanan masyarakat, DLH terus bekerja ekstra mengangkut sampah-sampah yang menumpuk,”bebernya.
“Dan hari ini kami mengangkut sampah di dua titik, yaitu di kelurahan Baliase dan di Pontaden jalan Sawerigading,” sambung Kepala DLH Bambang Irawan.
Meski dengan armada terbatas, DLH tetap mengerahkan potensi yang ada dalam mengevakuasi berbagai sampah, termasuk sampah-sampah dari rumah warga.
“Intinya, layanan angkutan sampah tidak boleh berhenti, kita terus bergerak,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
