Pintu Air Bendungan Bili-bili Terpaksa Dibuka, Akses Jalan ke Gowa-Takalar Ditutup

Terkini.id, Makassar – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, menyampaikan informasi tentang kondisi Bendungan Bili-bili.

Adnan mengungkapkan, kondisi bendungan Bili-bili saat ini ditetapkan menjadi ‘waspada’, lantaran ketinggian air sudah mencapai hingga 101,36 meter.

“Sehingga saat ini dilakukan pembukaan pintu air, yang tentu akan berdampak banjir yang cukup tinggi,” katanya.

Baca Juga: Waspada! 12 Daerah ini Berpotensi Banjir Bandang

Karena itu, dia pun mengimbau agar masyarakat mengungsi dulu dari aliran hilir sungai yang terdampak pembukaan pintu air Bendungan Bili-bili.

“Sambil kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT agar curah hujan normal kembali dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Amiinnnn,” imbaunya, Selasa 22 Januari 2019.

Baca Juga: Banjir Bandang Landa Kota Palopo, Warga Mengamankan Diri ke Rumah...

https://www.instagram.com/p/Bs7KxyDg7cM/

1. Ketinggian Air di Jeneberang Dekati Jalanan Jembatan

Sementara itu, luapan air makin tinggi akibat pembukaan pintu Bendungan Bili-bili, terlihat jelas di Jembatan Kembar Sungai Jeneberang, Gowa. Terlihat, air sudah mendekati jalanan di Jembatan kembar tersebut.

2. Rumah Hanyut

Baca Juga: Banjir Bandang Landa Kota Palopo, Warga Mengamankan Diri ke Rumah...

https://www.facebook.com/makassarterkini/videos/963440100711291/

Pembukaan Akibat tingginya luapan air di Sungai Jeneberang, membuat rumah hanyut. Dari pantauan media sosial, rumah dengan atap seng tersebut terlihat hanyut..

3. Jembatan Kembar Gowa Ditutup

https://www.facebook.com/makassarterkini/videos/383846629016510/

Hingga berita ini diturunkan, terlihat Jembatan Kembar di Kabupaten Gowa juga terpaksa ditutup dari aktivitas lalu lintas, lantaran ketinggian air yang sudah sangat tinggi.

4. Jembatan di Manuju Gowa Putus

Jembatan di dekat Bendungan Bili-bili, Kabupaten Gowa rusak dihantam air

Sebuah jembatan yang tak jauh dari Bendungan Bili-bili, yang menghubungkan Desa Bili-bili dengan Kecamatan Bungaya, Kecamatan Biringbulu, dan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa, putus.

Putusnya jembatan tersebut akibat aliran sungai yang deras dan menghantam beton jembatan.

Bagikan