Meski Kecewa, Demokrat Tetap Buka Pintu Untuk Danny Pomanto di Pilwali Makassar 2020

Diskusi bertema Arah Parpol dan Elit Sulsel di Pilwalkot Makassar di Warkop 212 Toddopuli, Minggu 8 Desember 2019.

Terkini.id — Ketua Dewan Pimpiman Cabang (DPC) Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali mengaku kecewa terhadap komitmen Mantan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto.

Danny dianggap tidak komitmen membesarkan Demokrat, padahal partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu mengantarkan Danny Pomanto menjadi Walikota Makassar periode 2014-2018.

Bahkan di Pilwali 2018, Demokrat konsisten mendukungnya, meski pada akhirnya Danny diskualifikasi.

“Kita bahkan memilih bekerja untuk kolom kosong saat Danny didiskualifikasi. Kita komitmen tidak menyeberang ke kubu sebelah,” ungkap Adi Rasyid Ali pada Diskusi Politik Sulsel bertema Arah Parpol dan Elit Politik Sulsel di Pilwali Makassar, di Warkop 212 Toddopuli, Minggu 8 Desember 2019.

Meskipun kecewa, namun Demokrat tetap membuka pintu pendaftaran Desember ini. Bahkan Danny Pomanto masih bisa mencoba peruntungan merebut tiket Demokrat.

“Demokrat akan membuka pendaftaran, Pak Danny bisa mendaftar, tapi kan, kita sudah ada pengalaman yang sudah kita hadapi bersama. Dan itu menjadi catatan penting,” ujar Wakil Ketua DPRD Makassar ini.

Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe menyebut, partainya tidak akan lagi mendukung tiga calon petahana di Pilkada 2020 mendatang. Mereka adalah mantan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, dan Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto. Ketiganya disebut terbukti tidak berkomitmen terhadap Partai Demokrat.

“Tapi ini politik tidak ada yang tidak mungkin. Tetapi kalau anda tanya, kecil sekali kemungkinannya Demokrat mau dukungnya kembali,” kata Ni’matullah.

Ni’matullah menambahkan, partainya ingin prioritaskan kader untuk diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Komentar

Rekomendasi

Bantuan Terus Berdatangan di Posko Induk Covid-19 Makassar

Kabar Duka, Satu Pegawai Pemkot Makassar Meninggal Dunia Usai PDP Corona

Dekan FTI UMI Minta Pemkot Berdayakan Pelaku UMKM Produksi Masker

Lawan Corona, PMI Semprot Disinfektan Ribuan Lokasi di Makassar

PMI Makassar: Kerja Gugus Tugas Covid-19 Tak Ada Artinya Jika Warga Tetap Keluar Rumah

Dampak Covid-19, Dispar Makassar Perpanjang Penutupan Sementara Industri Pariwisata

PMI: Stok Darah di Makassar Hanya Cukup 7-8 Hari

Deng Ical: Stok Darah di Makassar Hanya Cukup 7-8 Hari

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar