Terkini.id, Jakarta – Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla alias JK meminta kepada Presiden Jokowi agar mencontohi sikap pemimpin sebelumnya yakni Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan Megawati terkait politik jelang Pilpres.
Jusuf Kalla meminta Presiden Jokowi mencontohi sikap SBY dan Megawati yang menurutnya tidak terlibat terlalu jauh dalam politik jelang pemilu saat kedua mantan presiden itu memimpin Indonesia.
Menurut JK, presiden harusnya tak terlalu melibatkan diri dalam perpolitikan pemilu agar sang pemimpin lebih bersikap demokratis.
“Menurut saya, presiden itu seharusnya seperti Bu Mega dulu, SBY. Begitu akan berakhir, maka tidak terlalu melibatkan diri dalam suka atau tidak suka dalam perpolitikan itu. Supaya lebih demokratis-lah,” kata Jusuf Kalla, dikutip dari suara.com jaringan terkini.id, Minggu 7 Mei 2023.
Hal itu disampaikan Jusuf Kalla menanggapi NasDem yang tidak diundang dalam pertemuan partai-partai koalisi pemerintah di Istana Negara beberapa waktu lalu.
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
JK menilai, mengingat NasDem adalah koalisi pemerintahan Jokowi, seharusnya diundang, apalagi jika pertemuan itu membahas persoalan pembangunan. Karenanya, dia menilai pertemuan itu erat kaitannya dengan politik jelang pemilu.
“Kalau pertemuan itu membicarakan karena di Istana ya, membicarakan tentang urusan pembangunan itu wajar, tapi kalau berbicara pembangunan saja, mestinya Nasdem di undang kan, tapi berarti ada pembicaraan politik, menurut saya,” ujar JK.
Sebelumnya, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Charles Meikyansah angkat bicara soal partainya yang tidak diundang oleh Presiden Jokowi ke pertemuan partai-partai koalisi pemerintahan.
Charles mengungkapkan, saat pertemuan itu dilaksanakan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sama sekali tidak mendapat undangan dari Presiden Jokowi.
“Jika mendapatkan undangan tentu akan hadir,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
