Terkini.id, Delhi – Seorang wanita di negara bagian Kerala, India diperkosa pria petugas kesehatan berpangkat inspektur di wilayah tersebut.
Perempuan yang berprofesi sebagai perawat itu diperkosa saat meminta surat keterangan (sertifikat) negatif COVID-19 kepada pelaku.
Melansir Hindustan Times lewat suaracom, Selasa, 8 September 2020, korban mulanya diperintahkan untuk menjalani karantina setelah dia pulang ke ibu kota negara bagian dari Kerala utara di mana dia bekerja sebagai perawat.
Wanita itu pun telah dinyatakan negatif COVID-19 usai dikarantina selama dua minggu. Namun, ia harus meminta sertifikat negatif untuk bisa kembali bekerja sebagai perawat.
Kepada polisi, perawat tersebut mengaku bahwa ketika dia mendekati inspektur kesehatan junior setelah masa karantina selesai, dia bersikeras agar dia menemuinya di rumahnya di Pangode distrik Thiruvananthapuram.
- Bupati Syaharuddin Alrif Luncurkan Desa Binaan MUI, Perkuat Akidah hingga Ekonomi Warga Sidrap
- Turnamen AAS CUP II 2026 Digelar Mei, Alumni Unhas Siap Reuni Lewat Mini Soccer
- Kapus dan Guru PNS Terpilih Anggota BPD, BKPSDM Jeneponto Tegaskan ASN dan PPPK Tidak Boleh Rangkap Jabatan
- ART Tampil Perkasa di Mandalika Racing Series 2026, Borong Podium di Berbagai Kelas
- Pererat Sinergi, Bupati Sidrap Sambut Kunjungan Silaturahmi Kepala KPP Pratama Parepare
Berdasarkan pengakuan korban, saat ia pergi ke rumah pelaku, dirinya lantas diperkosa.
Polisi setempat, Inspektur P Suneesh, yang menangani kasus itu mengatakan, saat menjalankan aksinya pelaku mengancam akan memberi tahu polisi bahwa korban telah melanggar karantina jika dia tidak menuruti permintaannya.
Petugas kesehatan tersebut, kata Suneesh, juga menyerang korban secara fisik.
“Pemeriksaan medis memastikan adanya serangan seksual. Dia didakwa berdasarkan KUHP India yang mengatur pemerkosaan, penahanan ilegal dan penyerangan,” ujar Suneesh.
Menanggapi peristiwa itu, Menteri Kesehatan Kerala KK Shailaja mengatakan bahwa pemerintah negara bagian akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.
“Petugas kesehatan bekerja keras setiap hari. Namun kejadian yang tidak menguntungkan seperti itu akan memberikan kesan negatif dan menggambarkan pekerjaan mereka secara buruk,” ujar Shailaja.
“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar dan memastikan kejadian menyedihkan seperti itu tidak terulang,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
