Terkini.id, Delhi – Seorang wanita di negara bagian Kerala, India diperkosa pria petugas kesehatan berpangkat inspektur di wilayah tersebut.
Perempuan yang berprofesi sebagai perawat itu diperkosa saat meminta surat keterangan (sertifikat) negatif COVID-19 kepada pelaku.
Melansir Hindustan Times lewat suaracom, Selasa, 8 September 2020, korban mulanya diperintahkan untuk menjalani karantina setelah dia pulang ke ibu kota negara bagian dari Kerala utara di mana dia bekerja sebagai perawat.
Wanita itu pun telah dinyatakan negatif COVID-19 usai dikarantina selama dua minggu. Namun, ia harus meminta sertifikat negatif untuk bisa kembali bekerja sebagai perawat.
Kepada polisi, perawat tersebut mengaku bahwa ketika dia mendekati inspektur kesehatan junior setelah masa karantina selesai, dia bersikeras agar dia menemuinya di rumahnya di Pangode distrik Thiruvananthapuram.
- Astra Motor Sulawesi Selatan Memperkuat Kompetensi Sales People Melalui Sales Force Training
- Bugis Waterpark Adventure Beri Promo Spesial Juli untuk Liburan Keluarga
- Produk UMKM Binaan Dekranasda Makassar Laris di HUT Dekranas ke-46, Kain Lagosi hingga Baju Bodo Diburu Pengunjung
- Melinda Aksa Dampingi Selvi Gibran, UMKM Perempuan Pesisir Paotere Tuai Apresiasi
- Dinas Koperasi dan UKM Makassar Gandeng Shine Autocare, Perluas Akses Pemasaran Produk UMKM
Berdasarkan pengakuan korban, saat ia pergi ke rumah pelaku, dirinya lantas diperkosa.
Polisi setempat, Inspektur P Suneesh, yang menangani kasus itu mengatakan, saat menjalankan aksinya pelaku mengancam akan memberi tahu polisi bahwa korban telah melanggar karantina jika dia tidak menuruti permintaannya.
Petugas kesehatan tersebut, kata Suneesh, juga menyerang korban secara fisik.
“Pemeriksaan medis memastikan adanya serangan seksual. Dia didakwa berdasarkan KUHP India yang mengatur pemerkosaan, penahanan ilegal dan penyerangan,” ujar Suneesh.
Menanggapi peristiwa itu, Menteri Kesehatan Kerala KK Shailaja mengatakan bahwa pemerintah negara bagian akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.
“Petugas kesehatan bekerja keras setiap hari. Namun kejadian yang tidak menguntungkan seperti itu akan memberikan kesan negatif dan menggambarkan pekerjaan mereka secara buruk,” ujar Shailaja.
“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar dan memastikan kejadian menyedihkan seperti itu tidak terulang,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
