Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Chusnul Chotimah kembali menyoroti persoalan minyak goreng yang masih belum juga teratasi.
Hingga hari ini masih juga ditemukan antrian masyarakat untuk memperebutkan salah satu kebutuhan dapur tersebut.
Padahal pasokannya telah dijamin pemerintah. Namun kondisi distribusi di lapangan masih saja tidak sesuai dengan harapan.
Diperparah dengan sebagian oknum yang menimbun stok demi keuntungan pribadi.
Melihat fenomena ini, Chusnul nampaknya kesal dengan persoalan yang seharusnya mudah saja diatasi.
- Kabar Laba Semua Bank Himbara Meningkat, Akun Chusnul Chotimah Sindir Kadrun
- Chusnul: Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting, Warganet: Udah Masuk Gorong-gorong Blom?
- Kabar KPK Periksa Wabendum Demokrat, Chusnul: Kadernya Bermasalah Terus Dengan KPK
- Ditantang Bertaruh Tutup Akun Oleh Chusnul, Cipta Panca: Jangankan Tutup Akun, Tarohan Potong Telinga Ruhut Aja Gue Berani Kok
- Chusnul Sebut Anies Gubernur Terbungul dan Pembohong, Cipta Panca: Loe Bukan Warga Jakarta Mana Ngerti Tentang Jakarta Mas Jaenul
“Hampir tiap hari seperti ini. Ini baru antri bikin member, blm antri didlm, blm antri dikasir, waktu dan tenaga terbuang cuma demi minyak goreng 2liter. Semua Krn dipasar dan warung disekitar rumah mereka kosong.” cuitnya melalui akun @ChusnulCh_ pada Sabtu 5 Maret 2022.
Ia pun merasa heran mengapa hingga hari ini Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi tidak juga dicopot.
Menurutnya Presiden Joko Widodo harus mengambil langkah itu, dan memilih sosok lain yang dapat menyelesaikan permasalahan minyak goreng.
“Dan herannya @jokowi masih aj pertahankan @MendagLutfi yg ga becus” lanjut Chusnul.

Sementara itu dilansir dari detik.com beredar video antrian ibu-ibu yang berakhir ricuh karena antri minyak goreng.
Para pembeli tersebut berebutan minyak goreng subsidi yang dihargai Rp14.000. Diperparah dengan banyaknya yang menyerobot karena takut kehabisan.
“Kemarin itu di loket di kasir kan antrian minyak, yang disebelah itu, habis ambil minyak dia mau ambil lagi di antrian ketiga, jadilah protes, kalau pun keluar sudah habis lagi, datang minyak habis lagi, antrian tidak merata,” ucap Musriadi, salah seorang warga setempat menceritakan situasi saat antrean berakhir ricuh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
