Monev Triwulan II Dinas PU Makassar, Dewan Minta Prioritaskan Pengerjaan Jalan

Suasana rapat monitoring dan evaluasi (monev) dengan membahas program dan kegiatan SKPD triwulan kedua tahun 2020

Terkini.id, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menghadiri rapat monitoring dan evaluasi (monev) dengan membahas program dan kegiatan SKPD triwulan kedua tahun 2020.

Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi C DPRD Kota Makassar tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas PU Makassar Nirman Mungkasa beserta pejabat struktural.

Rapat kerja kali ini dipimpin oleh ketua Komisi C DPRD Makassar Abdi Asmara didampingi oleh seluruh Anggota Komisi C DPRD Makassar.

Dalam monev triwulan II kali ini, Komisi C DPRD Makassar dan Dinas PU membahas beberapa item di antaranya program dan kegiatan SKPD Tahun 2020.

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar Abdi Asmara meminta agar proses tender dipercepat. Andi mengatakan, dengan begitu dapat memberikan kelonggaran waktu pengerjaan proyek yang nantinya berdampak baik bagi proyek yang dikerjakan.

Menarik untuk Anda:

Ia juga turut menyarankan untuk lebih memprioritaskan pekerjaan jalan lingkungan dan drainase agar lebih dirasakan oleh warga Kota Makassar.

“Saya juga meminta diadakan beberapa titik lampu jalan,” kata Abdi, Kamis, 6 Agustus 2020.

Senada dengan itu, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Andi Suharmika juga berpesan agar usulan masyarakat hasil reses segera diakomodir.

“Kiranya usulan yang disampaikan oleh masyarakat juga dipertimbangkan dan ditindaklanjuti agar aspirasi mereka dapat terealisasi. Apalagi usulannya cukup beragam,” ujarnya.

Tak luput, ia juga mengatakan agar Dinas PU dan Bappeda saling bersinergi dalam penyusunan lokasi pekerjaan.

“Diharapkan berjalan dengan baik dan tidak terjadi SILPA di akhir tahun,” ungkapnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Danny Pomanto Hadiri Acara Pernikahan Massal 19 Pasang Dai

Paling Unggul Soal Program, Ketua LPM Baraya: Semoga Dilan Jadi Pamenang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar