MoU Lintas Sektor, Unismuh Makassar Fokus Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

MoU Lintas Sektor, Unismuh Makassar Fokus Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Jakarta — Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) memperluas jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama (MoA), dan implementation agreement (IA) dengan sejumlah mitra lintas sektor.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ini melibatkan BPJS Kesehatan, Mercure Makassar Nexa Pettarani, serta Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, serta perwakilan mitra.

Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi strategi penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut pada implementasi konkret yang memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan mitra,” ujarnya.

Kerja sama dengan BPJS Kesehatan difokuskan pada penguatan literasi jaminan sosial melalui integrasi kurikulum di lingkungan kampus.

Baca Juga

Kepala Corporate University BPJS Kesehatan, Oktavianus Ramba, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan enam modul pembelajaran untuk diterapkan di perguruan tinggi.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep jaminan sosial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan di masa depan,” kata Oktavianus.

Ia menambahkan, rendahnya literasi jaminan sosial masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui edukasi yang terintegrasi sejak di bangku kuliah.

Di sektor industri, kerja sama dijalin dengan Mercure Makassar Nexa Pettarani melalui program magang dan kuliah praktisi. General Manager Mercure Makassar, Wahyu Nur Sekawijayanti, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa lintas disiplin.

“Kami siap menerima mahasiswa magang dari berbagai latar belakang dan berbagi pengalaman praktis untuk mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar juga tengah mematangkan kerja sama yang akan segera diformalkan.

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menyoroti masih terbatasnya jumlah konsultan pajak dibandingkan jumlah wajib pajak di Indonesia.

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi untuk berkarier di bidang perpajakan sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan pajak nasional.

Melalui kolaborasi ini, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan organisasi profesi guna menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.