Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, MS Kaban melontarkan kritikan kepada Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri.
Ia menilai bahwa Densus 88 lagi-lagi mengambil langkah berlebihan membunuh manusia tanpa keputusan pengadilan.
“Densus 88 lagi-lagi overacting membunuh manusia tanpa kptusan pengadilan,” kata MS Kaban melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, 10 Maret 2022.
“Lebih dari 116 orang nyawa manusia dibunuh hanya dengan tuduhan. Densus 88 meniru SAVAC zaman Sah Iran,” sambungnya.
MS Kaban pun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kapolri, dan DPR RI untuk sebaiknya membubarkan Densus 88
- Pemkot Makassar Gandeng Densus 88 Cegah Radikalisme di Dunia Digital
- Oknum Densus 88 Tipu Penjaga Warung Agar Bisa Lolos Setelah Bunuh Sopir Taksi
- Pembunuh Sopir Taksi di Depok Ternyata Oknum Densus 88: Sosoknya Kerap Menipu, Main Judi dan Banyak Utang
- Densus 88 Kembali Meringkus 5 Pelaku Terorisme di Riau, Hingga Saat Ini 13 Orang Telah Diamankan
- Denny Siregar: Terorisme itu Ada, Nyata dan Kejam
“Densus tendensius hanya memburu”aktifis” muslim,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Densus 88 menembak mati tersangka teroris yang berasal dari lembaga Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI).
Dilansir dari Detik News, peristiwa penembakan ini terjadi di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah pada Rabu malam, 9 Maret 2022.
Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengungkapkan bahwa tersangka itu bernama Dokter Sunardi.
“Ya benar (dokter Sunardi). Penjelasannya nanti akan disampaikan oleh Div Humas ya,” kata Aswin pada Kamis, 10 Maret 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
