Terkini.id, Polman – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat tahun 2020 telah selesai. Kecamatan Campalagian ditetapkan sebagai juara umum dengan perolehan juara terbanyak.
Diantara utusan Kecamatan Campalagian tersebut, 2 delegasi Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Ikhlas Lampoko, Campalagian ikut menyumbangkan dua medali emas.
Dua emas yang disumbangkan santri-santri tersebut yakni dari cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) yang diwakili Arifah Mutawaffiqa, Ummu Kalsum, dan Rizki Muthmainnah. Kedua dari cabang Musabaqah Syahril Quran (MSQ) yang diwakili masing-masing oleh Reskikah Muis, Nabila Kanza, dan Paradila.
“Alhamdulillah, tentu sebagai perwakilan kami sangat senang sekaligus bangga bisa mewakili Kecamatan Campalagian pada ajang MTQ kali ini. Selain itu kami juga sekaligus bisa mengharumkan nama Pondok Al Ikhlas,” ujar salah satu peserta, Reskikah Muis usai pengumuman juara, Senin 17 Februari 2020 kemarin.
Sekretaris Pondok PPM Al Ikhlas, Ustad Rahman Ramli, menambahkan, dua tim utusan PPM Al Ikhlas selanjutnya akan dibina dan dibimbing untuk persiapan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Barat mendatang.
- Wali Kota Makassar Dorong Kompetisi MTQ Jadi Panggung Pembentukan Akhlak Generasi Muda
- ARW Sebut MTQ Bamusi Sulsel Akan Jadi Percontohan Nasional yang akan Dilaksanakan DPD PDIP se-Indonesia
- 8 Peserta Juara, Kafilah Korpri Sulsel Peringkat 3 Terbanyak Perwakilan di Final MTQ VI Nasional
- Gubernur Lepas Kafilah MTQ Ke-VI KORPRI Sulsel ke Padang
- Berkali Lipat, Juara Pertama MTQ Sulsel Ke XXXII Dapat Hadiah Rp30 Juta
“Jadi dua delegasi PPM Al Ikhlas ini selanjutnya secara otomatis akan mewakili Kabupaten Polman ke MTQ tingkat Provinsi. Harapan kami tentunya mereka ini bisa melanjutkan ke tingkat nasional. Makanya, akan kami bimbing lagi,” jelas Ustad Rahman.
Ajang MTQ Tingkat Kabupaten Polman ini sendiri berlangsung selama sepekan lamanya, mulai dari 11 sampai 17 Februari diikuti sebanyak 17 kecamatan se-Kabupaten Polewali Mandar.
Terpisah, Ketua Yayasan Perguruan Islam Al Ikhlas, Imadudin Zikir Sewai mengatakan, dengan diraihnya juara ini harus menjadi langkah untuk meraih prestasi-prestasi lain yang dapat mengangkat nama Pesantren Al Ikhlas.
“Sebagai pesantren dan lembaga pendidikan Islam terbesar di Sulawesi Barat, tentu kita berharap prestasi-prestasi ini terus tumbuh dari tahun ke tahun. Karena itu juga nawaitu kita sejak awal bahwa pesantren Al Ikhlas ini dibangun untuk melahirkan generasi-generasi Qur’ani. Generasi yang cinta Alqur’an,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
