Terkini.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri merespon kelakuan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia di jakarta mengibarkan bendera lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), dan diunggah di instagram resmi mereka.
Namun, bendera ini tidak dikibarkan di Malaysia, negara tetangga yang juga penduduknya mayoritas muslim. Negera tetangga yang juga masyarakatnya mayoritas beragama Islam, Kemenlu menilai Tindakan tersebut telah membuat polemik.
“Tindakan tersebut, disertai mempublikasikannya melalui akun resmi sosial media Kedubes Inggris (Instagram @ukinindonesia), sangatlah tidak sensitif dan menciptakan polemik di tengah masyarakat Indonesia,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu 21 Mei 2022.
Dilansir dari detikcom, Senin 23 Mei 2022, Pada akun resmi Instagram Kedubes Inggris untuk Malaysia di Kuala Lumpur @ukinmalaysia, tak tampak unggahan soal pengibaran bendera LGBT.
@ukinmalaysia hanya sesekali meng-update unggahannya. Salah satunya terkait dengan film yang bercerita tentang kerajaan Inggris. Tidak ada unggahan soal bendera LGBT dikibarkan di Malaysia.
- Menlu RI Protes Atas Pengibaran Bendera LGBT dan Panggil Dubes Inggris di Jakarta
- Konflik Irak, Kemenlu RI Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Dua WNI di Filipina Bebas, Masih Ada Satu Lagi yang Ditahan
- Kemenlu Tunjuk Makassar Jadi Tuan Rumah Diplofest 2019
- Bicara Sejarah di Hadapan Kemenlu RI, Danny: Orang Makassar Pernah Berkuasa di Jerman
Semantara itu, persoalan terkait soal bendera LGBT ini pernah terjadi di Uni Emirat Arab (UEA).
Diansir dari detik.com, Minggu 22 Mei 2022, saluran surat kabar asal Inggris, The Independent, pernah mewartakan mengenai reaksi keras dari publik usai Kedubes Inggris di UEA mengibarkan bendera pelangi di Abu Dhabi. Peristiwa tersebut terjadi pada Juni 2021.
Uni Emirat Arab (UEA) sejatinya berupaya memperlihatkan diri sebagai negara Islam liberal di Timur Tengah.
Namun di Uni Emirat Arab (UEA) masih menerapkan hukuman bagi homoseksualitas. Itulah mengapa saat Kedubes Inggris mengibarkan bendera pelangi sebagai dukungan bagi LGBT saat itu, dan mengunggahnya di media sosial, banyak warganet langsung mengkritiknya.
Kini pengibaran bendera LGBT oleh Kedubes Inggris terjadi di Indonesia.
Selasa 17 Mei 2022, bendera LGBT dikibarkan oleh Kedubes Inggris, berjejer dengan bendera Inggris Union Jack.
Momen 17 Mei adalah Hari anti homofobia diperingati oleh dunia. Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lembaga ini telah menghapus homoseksualitas dari klasifikasi internasional tentang penyakit pada 17 Mei 1990.
Pada Selasa, 17 Mei 2022 Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) – kami mengibarkan bendera LGBT dan menggelar acara, demi kita semua yang merupakan bagian dari satu keluarga manusia,” demikian keterangan Kedutaan Besar Inggris untuk RI via akun resmi Instagramnya, dikutip dari detik.com, Sabtu 21 Mei 2022.
Inggris dengan jelas menunjukkan keberpihakannya terhadap hak-hak LGBT. Inggris juga mendorong semua negara di dunia untuk menghentikan diskriminasi terhadap LGBT.
Kemudian, meluncurlah kecaman-kecaman dari kalangan agama terhadap pengibaran bendera LGBT di Jakarta. Akibatnya, hari ini pihak Kedubes Inggris dipanggil oleh Kemenlu RI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
