Bicara Sejarah di Hadapan Kemenlu RI, Danny: Orang Makassar Pernah Berkuasa di Jerman

Danny Pomanto
Walikota Makassar, Danny Pomanto, menyambut Tim Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) di kediamannya, Jalan Amirullah. (foto: terkini.id/Kamsah)

Terkini.id, Makassar – Walikota Makassar, Danny Pomanto, menyambut Tim Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) di kediamannya, Jalan Amirullah.

Dalam momen tersebut, Danny menjelaskan mengapa Makassar mampu beradaptasi dengan dunia luar. Dan punya pengaruh di belahan dunia lain.

Danny mencontohkan tokoh-tokoh yang mengharumkan nama Makassar, di antaranya Kaisar Napoleon Bonaparte yang berkuasa di Perancis pada tahun 1804 sampai 1814, dan Wissen di Jerman.

“Napoleon Bonaparte itu orang Makassar, ada buku yang menuliskan soal itu. Ada buku, nama pengarangnya Bernard Dorleans. Penulis Top Eropa abad ke 17. Kakeknya orang Makassar, makanya lambang ayam Negara Perancis itu, lambang Ayam dari Asia, dari Gowa. Kebetulan Hak Asasi Kebudayaanya ada di sini, Pak (Menunjuk ke handponenya),” tutur Danny sambil dibarengi gelak tawa.

Danny menegaskan, bahwa yang menulis buku itu orang Belanda bukan orang kita (Indonesia). Ini merupakan bagian yang menarik dalam hubungan dengan luar negeri.

Danny sebut orang Makassar pernah berkuasa di Jerman

Selain itu, Danny juga menyebutkan dalam buku itu, ada orang Makassar yang pernah berkuasa di Jerman.

“Sama di Jerman, Wissen, bahasa Bugis itu, Pak, wissenggi (Saya Tahu). Jadi pelaut-pelaut Makassar itu datang dengan percaya diri. Terkadang juga Sok tahu,” ujar Danny dengan gelak tawa.

Danny menambahkan, kali ini sejarah Negara Australia.

“Kalau Australia itu jelas, 500 suku kata itu dari Makassar, misalnya orang asing namanya Balanda, kita menyebutya Balandae,” kata Danny, dan ditimpali senyum dari Tim Kemenlu RI.

“Orang makassar itu globalis, dari dulu mereka percaya bahwa laut tidak ada yang punya,” pungkas Danny dengan bangga.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini