Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif enggan mengomentari lebih banyak soal Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang akan dipolisikan oleh Barisan Santri Nusantara.
“Hehe, lapor, lapor, lapor dan lapor,” kata Slamet, Senin 21 Desember 2020 seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id.
Diketahui, Barisan Santri Nusantara akan melaporkan Munarman ke Polda Metro Jaya terkait dugaan berita bohong dan ujaran kebencian.
Pelaporan terhadap Munarman itu disampaikan perwakilan Barisan Santri Nusantara, Zaenal Arifin.
Menurut Zaenal, sikap Munarman yang kerap melontarkan ujaran kebencian tersebut sudah menjadi karakter dari Sekum FPI itu.
- Kanwil DJP Sulselbartra Peringkat Kedua Nasional Pertumbuhan Pelaporan SPT 2025
- Upacara Hardiknas, Bupati Tegaskan Komitmen Pemkab Jeneponto Mencetak Generasi Emas
- XLSMART Gelontorkan Rp200 Juta, 33 Ribu UMKM Perempuan Berebut Modal Pintar 2026
- Ulama dan Umara: Dua Pilar Peradaban untuk Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter
- Pemkot Makassar Bentuk Tim ATS, Jemput Anak Putus Sekolah Kembali Belajar
“Ada dua hal yang dilaporkan, pertama itu terkait kebohongan. Kedua, ujaran kebencian yang mana sudah jadi karakter beliau ya,” kata Zaenal, Senin 21 Desember 2020 seperti dikutip dari Sindonews.com.
Dalam pelaporan itu, pihaknya akan membawa serta 20 orang termasuk alim ulama yang sudah gerah dengan kelakuan Munarman.
Para alim ulama tersebut, kata Zaenal, menilai pernyataan Munarman di media kerap membuat gaduh masyarakat.
Ia pun mengaku telah mengantongi sejumlah bukti untuk menguatkan laporannya terhadap Munarman.
Sebelumnya, juga beredar sebuah rekaman video suara yang menyebutkan sejumlah kiai akan melaporkan Sekretaris Umum FPI, Munarman ke polisi.
“Insya Allah kami bersama para kiai, para alim ulama pimpinan pondok pesantren, hari ini Senin nanti jam 2 siang akan melaporkan saudara Munarman dalam rangka penegakan hukum dalam rangka untuk keamanan dan keutuhan bangsa Indonesia yang kita cintai,” demikian suara yang terdengar dalam video itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
