Munarman Pakai Hadist Jawab Tudingan Teroris, Eko Kuntadhi: Kayaknya Kalau Ditangkap Akan Khatam Alquran

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi mengomentari jawaban Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman saat menanggapi tudingan yang menyebutnya terlibat jaringan teroris.

Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 6 Februari 2021, menilai jika benar Munarman ditangkap aparat karena terbukti terlibat jaringan teroris maka Munarman bisa khatam Alquran.

Penilaiannya itu ia sampaikan lantaran Munarman ketika menanggapi tudingan tersebut menggunakan dalil dalam ayat-ayat Alquran.

Baca Juga: Tanggapi UAH, EK: Kaum Lelaki Dapat Bidadari, Perempuan Dapat Tupperware!

“Kayaknya kalau ditangkep bakal khataman Qur’an nih,” cuit Eko Kuntadhi.

Dalam cuitannya itu, Eko juga membagikan sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘Namanya Dikaitkan dengan Teroris, Munarman Jawab Pakai 2 Hadis Ini’.

Baca Juga: Muncul Relawan Bela Anies Persiapan Pilpres 2024, Eko Kuntadhi Malah...

Dalam isi artikel yang dimuat situs Tribunnews.com, Jumat 5 Februari 2021 tersebut tertulis, Eks Sekretaris Umum FPI Munarman tak mau menjawab soal pernyataan tersangka Aulia Ahmad yang berbaiat ke ISIS.

Munarman pun lantas hanya memberi jawaban dengan mengeluarkan dua hadist HR. Thobroni dalam Alquran.

“Akan ada di akhir zaman nanti para aparat hukum yang berangkat di pagi hari membawa murka Allah dan pulang di sore hari membawa kemarahan dari Allah,” demikian bunyi hadist HR Thobroni.

Baca Juga: Muncul Relawan Bela Anies Persiapan Pilpres 2024, Eko Kuntadhi Malah...

Setelah itu, Munarman memberikan hadist HR Thobroni lainnya.

“Dari Abu Hisyam as-Silmi RA berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda: Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang mengancam kehidupan kalian. Mereka berbicara (berjanji) kepada kalian, kemudian mereka mengingkari (janjinya). Mereka melakukan pekerjaan, lalu pekerjaan mereka itu sangat buruk. Mereka tidak suka dengan kalian hingga kalian menilai baik (memuji mereka) dengan keburukan mereka, dan kalian membenarkan kebohongan mereka, serta kalian memberi kepada mereka hak yang mereka senangi,” tulis hadist tersebut.

Sebelumnya, pengakuan terduga teroris asal Makassar terkait kehadiran Munarman dalam baiat ISIS dan keterkaitan FPI dengan jaringan teroris membuat heboh netizen di media sosial.

Kabar Munarman yang diduga terlibat jaringan ISIS tersebut diungkapkan seorang tersangka teroris yang juga anggota dari FPI Kota Makassar, Ahmad Aulia, usai ditangkap polisi.

Ahmad Aulia lewat tayangan videonya yang beredar pada Kamis 4 Februari mengungkapkan bahwa saat dirinya dibaiat menjadi anggota ISIS, Munarman juga turut hadir.

“Saya di jalan Sungai Limboto Makassar. Saya berbaiat dihadiri oleh Munarman selaku pengurus FPI pusat pada saat itu,” ungkapnya.

Bagikan