Pengakuan Eks Napi Teroris: Kalau Memang Munarman ISIS Mungkin Ketemu Saya di Poso

Pengakuan Eks Napi Teroris: Kalau Memang Munarman ISIS Mungkin Ketemu Saya di Poso

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta Eks napi teroris Rizal Afif memberikan pengakuan bahwa Munarman bukanlah teroris. Apa yang dikatakan pihak aparat yang menyebut Munarman teroris tidak berdasar.

Hal itu diungkapkan Rizal pada unggahan video YouTube Refly Harun pada Rabu 23 Februari 2022. Rizal menegaskan, ia sama sekali tidak mengenal Munarman. Menurutnya, ia mengenal jaringan teroris di Indonesia yang terafiliasi dengan ISIS sementara Munarman merupakan nama yang asing.

“Kalau Munarman menurut ana itu wallahu a’lam. Justru di saat saya di ISIS itu saya berseberangan dengan FPI, bersebarangan dengan Munarman. Kalau memang Munarman sebagai kelompok ISIS, mungkin ketemu sama saya di Poso,” ujar Rizal Afif menerangkan.

Menurut sepengetahuan Rizal, media pemberitaan dan klaim aparat menyebut Munarman terafiliasi dengan Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Sementara MIT sendiri merupakan jaringan yang sangat Rizal kenal di mana Munarman tidak dikenal di dalamnya.

“MIT delapan puluh persen saya tahu orang-orangnya. Bahkan orang-orang dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) yang masuk ke MIT, saya kenal. Kalau dikatakan Munarman itu saya gak kenal, gak pernah ketemu di dalam kelompok tersebut,” ujar Rizal.

Baca Juga

Selain itu, Rizal kemudian menceritakan bagaimana doktrin yang ditanamkan di dalam jaringan organisasi teroris yang pernah ia masuki. Menurutnya, MIT mengajarkan bahwa hanya kelompoknya saja yang benar sementara yang lain kafir. Bahkan, jika ada yang mencoba menghalangi tujuannya, maka halal darahnya dibunuh.

Seperti yang dialami Rizal saat bertanya kepada salah satu petinggi di organisasi tersebut. Rizal menanyakan bahwa orangtuanya melarang untuk ikut dalam organisasi MIT. Namun jawaban yang diterima Rizal sungguh di luar dugaan.

“Orangtua antum itu Thogut, kalau dia tidak mengizinkan antum itu halal darahnya, gak perlu dipertimbangkan. Sebenarnya ana agak bimbang juga, cuma karena ini satu kelompok yang benar, akhirnya ana ikut pemahaman itu aja,” terang Rizal.

Proses bagaimana Rizal kemudian sadar untuk keluar dari lingkaran tersebut, menurutnya, setelah ia bertemu dengan Habib Bahar bin Smith di Lapas Gunung Sindur.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.