Masuk

Muncul Strain Baru Covid-19 di Inggris, Ini Fakta yang Perlu Kita Tahu

Komentar

Terkini.id, – Belum lama ini Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan pemberlakuan pembatasan di beberapa wilayah negara, menyusul penemuan strain atau varian baru virus corona di Inggris.

Strain virus corona di Inggris dapat menyebar lebih cepat dari strain virus sebelumnya yang sampai saat ini belum teratasi pengendaliannya.

Pemerintah Inggris menerapkan penguncian ketat saat Natal di London dan Inggris Tenggara.

Baca Juga: China Melaporkan Rekor Harian Baru Kasus COVID, Pembatasan Diperketat di Seluruh Negara

Beberapa hal yang perlu diketahui mengenai kemunculan strain baru

1. Mudah Menular dari Strain Virus Sebelumnya

PM Inggris Boris Johnson mengatakan varian baru ini 70 persen lebih menular daripada jenis virus sebelumnya sehingga memicu lonjakan kasus di London dan Inggris selatan.

Baca Juga: Beijing Melihat Rekor Kasus COVID-19 Saat Wabah China Meningkat

Melonjaknya kasus baru, Pemerintah Inggris mengumumkan pada warganya agar tinggal di rumah demi memperlambat penyebaran virus sampai akhir Desember.

Menteri Kesehatan Matt Hancock kepada Sky News mengatakan, “Mengingat seberapa cepat varian baru ini menyebar, akan sangat sulit untuk mengendalikannya sampai kami meluncurkan vaksin.”

2. Strain Baru Lebih Segar dari Strain Sebelumnya.

Varian baru tersebut muncul pada pasien di Inggris dan terkonsentrasi di London, Inggris Tenggara dan Inggris Timur.

Baca Juga: Beberapa Sekolah di Wilayah Beijing Ditutup Karena Kasus COVID-19 Meningkat

Data dari Nextstrain yang memantau kode genetic sampel virus di seluruh dunia menunjukkan kasus di Denmark dan Australia berasal dari Inggris, Belanja juga melaporkan kasus strain serupa yang muncul di Afrika Selatan dan memiliki beberapa mutasi yang sama, tetapi tampaknya tidak ada hubungannya dengan strain ini.

3. Pelarangan Terbang dari Inggris

Beberapa negara melarang penerbangan penumpang dari Inggris hingga 1 Januari 2021. Larangan tersebut diputuskan hanya beberapa jam setelah Inggris mengumumkan perintah agar warga tetap berada di rumah. Negara yang melarang semua penerbangan dari Inggris seperti Belanda, Jerman, Belgia, Prancis, Italia dan Irlandia. Badan Kesehatan Masyarakat Belanda, RIVM memberikan pernyataan bahwa Belanda bersama negara anggota Uni Eropa akan menjajaki ruang lingkup untuk membatasi risiko jenis baru virus yang dibawa dari Inggris.

4. Vaksin dan Pengaruhnya pada Strain Baru

Menurut kepala penasihat ilmiah Pemerintah Inggris, Sir Patrick Vallance, semua ilmuwan meyakini bahwa respons vaksin harus memadai untuk mengatasi varian virus baru ini. Pernyataan yang berbeda dari profesor mikrobiologi klinis di Universitas Cambridge Ravindra Gupta mengatakan bahwa dirinya kawatir jika virus tersebut nantinya kebal terhadap vaksin.

Masih dipertanyakan apakah vaksin akan bekerja terhadap varian virus baru, meski begitu berharap tidak perlu banyak perubahan untuk virus ini menuju kearah sana.

5. Pencegahan Strain Baru Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Maria Van Kerkhove kepada BBC mengatakan varian virus baru sejauh ini telah teridentifikasi di Denmark, Belanda dan Australia.

Untuk mencegah semakin lama virus menyebar akan memberikan peluang semakin besar berubah. Jadi mencegah penyebarannya dengan meminimalkan penyebaran akan mengurangi kemungkinannya untuk berubah.

Aturan penguncian baru yang lebih ketat adalah bagian dari tindakan yang diperlukan di Inggris, sehingga para pejabat mendesak agar masyarakat seluruh Inggris tetap menjaga jarak sosial sebisa mungkin.

Masyarakat di negara lain di seluruh dunia disarankan untuk ikut menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak secara ketat untuk menekan penyebaran virus di masa liburan akhir tahun ini.