Terkini.id, Jakarta – Muslim Arbi sebagai Direktur Gerakan Perubahan meminta kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk berhenti menjelek-jelekan Anies Baswedan. Bahkan dia mengatakan Ahok mantan narapidana.
Permintaan Muslim Arbi ini dikarenakan dia menilai Ahok sibuk menjelek-jelekkan Anies dan dianggap sebagai cara balas dendam setelah kalah pada Pilgub DKI Jakarta pada 2017.
Selain itu, dia mengatakan jika terdapat perbedaan sikap dan sifat antara Ahok dan Anies yang dinilainya sangat jauh berbeda.
“Soal kepribadian sikap dan karakter, Ahok dan Anies seperti langit dan bumi. Ahok itu mantan napi (tahanan) umat tidak mempercepat kasus Al-Maidah 51. Jadi Ahok berhenti berkoar-koar tentang Anies”, kata Muslim Arbi seperti dikutip dari kantor berita RMOL.id, Sabtu 12 November 2022.
Dia pun mengatakan jika kasus Ahok yang menjebloskannya ke penjara bukan hanya itu saja, tetapi masih ada dugaan korupsi yang dia sebut belum tuntas.
Muslim Arbi menyampaikan jika saja kasus Ahok kembali diusut ketika dia menjabat sebagai Bupati Belitung, kemungkinan untuk dia masuk ke dalam penjara untuk ke dua kalinya.
“Kalau sudah diusut tuntas soal kasusnya di DKI dan saat dia menjabat bupati Beliting bisa ngandang lagi Hotel Prodeo”, ujarnya.
Ahok Sindir Anies
Belum lama ini, Ahok menyebut jika selama lima tahun Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta hanyalah kata-kata saja dan tidak pandai membangun Jakarta.
Dia pun mengingatkan bahwa pemimpin yang hanya jago berbicara, ini membahayakan di Pilpres 2024 mendatang.
“5 tahun Tuhan izinkan orang yang pinter ngomong untuk coba kerja. Kalau saya menang, nanti yang pinter ngomongnya disangka hebat. Itu lebih berbahaya untuk Pilpres 2024”, kata Ahok.
Relawan Bela Anies
Selain Muslim Arbi, relawan Anies lainnya pun turut bersuara terkait perkataan Ahok. Sismono Laode selaku ketua Relawan Bela Anies menyampaikan jika Ahok sedang frustasi memikirkan Pertamina yang dikabarkan terus menerus mengalami kerugian.
“Soal sindiran Ahok, ya bebas. Dia kan lagi frustasi mikirin Pertamina yang rugi melulu”, kata Sismono Laode.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
