Mustofa Nahrawardaya: Ternyata 212 Memang Ditakuti Banget, Ya

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya mengatakan bahwa ternyata Reuni 212 memang sangat ditakuti.

“Ternyata 212 memang ditakuti banget ya. Padahal cuma reuni,” kata Mustofa Nahrawardya melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 30 November 2021.

Sebagaimana diketahui, rencana Reuni 212 ini memang mengundang pro dan kontra dari berbagai pihak.

Baca Juga: Desak Pemindahan IKN Dibatalkan, Mustofa Nahrawardaya: Banyak Tanda-Tanda Alam

Di Twitter, sempat beberapa kali trending tagar dukungan maupun penolakan terhadap Reuni 212 yang rencananya akan dilaksanakan pada 2 Desember 2024 ini.

Selain itu, pihak Panitia Reuni 212 juga beberapa kali menyampaikan keluhan soal perizinan yang sulit.

Baca Juga: Sindir Sederet Jabatan Jokowi, Mustofa Nahrawardaya: Akan Dipertanggungjawabkan Depan Tuhan

Izin yang belum keluar inilah yang membuat lokasi reuni berubah-ubah. Awalnya, panitia mengatakan bahwa Reuni 212 akan diadakan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Lalu, sempat dipindahkan ke Masjid Az-Zikra, Sentul Bogor karena izin yang belum keluar.

Terbaru, Ddilansir dari Detik News, Panitia Reuni 212 kembali memperbarui jadwal penyelenggaraan Reuni 212. Kali ini, aksi disebut akan dilaksanakan di dua tempat tersebut.

Baca Juga: Sindir Sederet Jabatan Jokowi, Mustofa Nahrawardaya: Akan Dipertanggungjawabkan Depan Tuhan

Reuni 212 disebut akan digelar dalam dua bentuk acara, yaitu aksi bertajuk “Aksi Superdamai” yang digelar pagi hari di Patung Kuda, Jakarta Pusat, serta silaturahmi dan dialog dengan 100 tokoh yang akan digelar di Masjid Az Zikra.

“Setelah memperhatikan situasi dan perkembangan yang ada serta masukan dari ulama dan umat maka Reuni Alumni 212 tahun 2021 akan diadakan dalam bentuk: 1. Aksi Superdamai untuk menyampaikan pendapat yang dilindungi UU No 9 Tahun 1998 dengan tema: Bela Ulama, Bela MUI dan Ganyang Koruptor yang bertempat di Kawasan Patung Kuda Jakarta, Kamis 2 Desember 2021 jam 08.00-11.00 WIB dengan Wajib menjaga Protokol kesehatan dan Ciri khas 212,” demikian bunyi keterangan yang diterima, Selasa, 30 November 2021.

Steering Committee Reuni 212, Slamet Ma’arif mengatakan pihaknya sudah memberi surat pemberitahuan terkait aksi ini ke Polda Metro Jaya. 

Namun, belum dijelaskan apakah polisi memberi izin untuk aksi tersebut.

“Surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya telah diberikan hari Senin, 29 November 2021 Jam 14.00-14.50 WIB,” katanya.

Bagikan