Terkini.id, Makassar – Ratusan anak muda di Kota Makassar mengikuti pelatihan tentang cara menangkal misinformasi dan disinformasi yang digelar Mythos Labs dan didukung oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat.
Pelatihan yang digelar di Hotel Universitas Hasanuddin itu berlangsung sejak Sabtu 24 Juni 2023 hingga Minggu 25 Juni 2023 dengan empat sesi pelatihan.
Trainer Mythos Labs, Emmy Yuniarti menyebutkan, para anak muda usia 17 hingga 25 tahun, menurut riset Mythos Lab paling rentan terpapar informasi hoaks dan ikut menyebarkan informasi tersebut.
“Mereka menggunakan media sosial lebih dari 5 jam per hari dan seringkali tidak mengecek fakta informasi yang mereka temukan di media sosial,” terang Emmy.
Abainya anak muda mengecek fakta dengan menggunakan webssite cek fakta atau tools pengecekan fakta lainnya, membuat mereka sangat rentan terhadap efek konten yang salah atau menyesatkan.
Dalam pelatihan tersebut, Emmy menunjukkan beberapa situs cek fakta yang bisa digunakan, seperti cekfakta .com, atau cekfakta.kompas .com. Bisa juga mengunjungi situs botometer. org untuk mengecek sebuah akun di media sosial adalah akun bot atau asli.
Para peserta yang hadir dalam pelatihan umumnya adalah mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar, maupun alumni yang sudah berprofesi sebagai guru, jurnalis, hingga dosen.
Salah satu peserta, Rahmat Rizki mengaku mendapat banyak ilmu dari pelatihan tersebut.
“Kita akhirnya bisa lebih paham tentang disinformasi dan misinformasi, dan lebih sadar tentang bahayanya,” jelas mahasiswa UIN Alauddin Makassar itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
