Terkini.id – Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, menghadiri Pertemuan Konvergensi (Koordinasi, Intervensi, dan Integrasi) Stunting Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2022, yang diselenggarakan di Hotel Claro Makassar, Kamis 19 Mei 2022.
Dalam kegiatan ini, Naoemi Octarina meninjau pameran Kinerja 8 Aksi Penanganan Stunting yang diikuti dari berbagai Pemerintah Kabupaten/Kota se Sulsel.
Ditemui di sela-sela pelaksanaan Konvergensi, Naoemi Octarina, menyampaikan, pertemuan ini untuk melihat sejauh mana kabupaten kota melaksanakan program untuk menangani stunting.
Apalagi, setiap daerah kabupaten kota pasti sudah melakukan rencana aksi serta inovasi-inovasi program untuk penurunan stunting sesuai dengan karakter wilayah dan masyarakatnya masing-masing.
“Rencana aksi ini juga didukung oleh tim pendamping gizi di setiap lokus, harapannya bisa menurunkan stunting di kabupaten kota, terutama di desa lokus,” terangnya.
- PLN Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Sulsel untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sulbagsel
- Atasi Antrean Panjang di SPBU, Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Diberlakukan Mulai 13 September 2026
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Ia berharap, ke depannya semua program itu bisa dilanjutkan oleh semua pihak yang ada di kabupaten kota atau desa lokus. Mengingat, pendamping gizi hanya akan bekerja selama tujuh bulan di desa lokus.
“Setelahnya, dengan adanya transfer ilmu dari tim pendamping gizi, bisa berkelanjutan dengan tokoh masyarakat dan kader kader PKK, juga tenaga kesehatan yang ada disana,” harap Naoemi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
