Netizen Desak Polisi Tangkap Jokowi Gegara Pembagian Nasi Kotak: Jangan Habib Rizieq Saja Ditangkap

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan Presiden Jokowi menimbulkan kerumunan massa saat membagikan nasi kotak kepada warga, viral di media sosial.

Terkait video itu, sejumlah netizen pun mendesak agar polisi segera mengusut Presiden Jokowi lantaran telah menimbulkan kerumunan massa saat membagikan nasi kotak kepada warga tersebut.

Menurut mereka, kerumunan massa yang disebabkan Jokowi tersebut telah melanggar aturan protokol kesehatan.

Mereka pun meminta polisi agar berlaku adil, jangan hanya eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) saja yang ditangkap gegara kerumunan massa.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Coba diusut ding Mabes Polri DivHumas_Polri jangan HRS saja ditangkap, yang ini dong baru adil,” cuit Hayyun851 menandai Twitter Polri.

Baca Juga: Bandingkan Anies dan Jokowi, Politikus PDIP: Otaknya Hanya Rekayasa Cerita

Sementara netizen lainnya, Arbmursyid menilai sikap Jokowi tersebut tidak mencerminkan pemimpin yang baik yang seyognya memberi contoh kepada masyarakat terkait penerapan aturan protokol kesehatan.

“Pemimpin harus memberi contoh yang baik, tegakkan aturan prokes. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tuturnya.

Mengutip Suara.com, Jumat 22 Januari 2021, video tersebut mendadak viral usai dibagikan pengguna Twitter Cybsquad_.

Baca Juga: Jokowi dan Kerumunan NTT Ramai Diperbincangkan, Anggota DPR: Harusnya Jadi...

Dilihat dari video itu, tampak Presiden Jokowi dengan mengenakan masker membagikan nasi kotak kepada sejumlah warga di jalan.

Dalam video, terlihat mobil Jokowi yang tengah berhenti di jalanan dikerumuni warga. Mereka pun saling berdesakan untuk mendapat nasi kotak dari presiden.

“Pak Jokowi, mau pak. Satu lagi,” teriak salah seorang warga dalam video itu.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Istana Negara terkait beredarnya video tersebut.

Bagikan