Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta Presiden Rusia Vladimir Putin menghentikan perang di Ukraina.
Jokowi menyampaikan hal itu saat menelepon Putin. Dia menegaskan posisi Indonesia dalam mendukung perdamaian.
“Saya menggarisbawahi perang harus dihentikan segera dan memberi kesempatan untuk negosiasi damai. Indonesia siap berkontribusi untuk mencapai tujuan ini,” kata Jokowi melalui akun Twitter resminya dilansir dari CNN Indonesia.
Jokowi mengatakan juga membahas situasi di Ukraina saat ini. Jokowi dan Putin juga membicarakan kerja sama G20 dalam komunikasi itu.
Pernyataan Jokowi selaras dengan keterangan resmi Rusia. Melalui situs resmi Kremlin, Rusia mengakui ada pembicaraan tentang Ukraina dalam komunikasi Jokowi-Putin.
“Atas permintaan Joko Widodo, Vladimir Putin menguraikan pandangan Rusia tentang situasi di Ukraina terkait operasi militer khusus yang sedang berlangsung,” bunyi pernyataan resmi Rusia.
Rusia mengonfirmasi keduanya akan berkomunikasi kembali di masa mendatang.
Berita terkait Presiden Jokowi yang meminta Putin hentikan perang ramai direspon oleh banyak netizen di media sosial Twitter, salah satunya datang dari pengguna bernama @PutraMarbau.
Dalam cuitan sindirannya, akun Twitter @PutraMarbau mengatakan jika Presiden Jokowi ingin mengurus soal perang padahal dirinya saja tidak becus menyelesaikan masalah minyak goreng di Indonesia.
“Ngurus minyak goreng aja ngga becussss” Tulis akun Twitter @PutraMarbau.

Pengguna Twitter lain bernama @jokoselong turut memberikan pendapat yang sama, menurutnya Presiden Jokowi mengurus soal perang sementara dirinya sudah gagal untuk mengurus persoalan minyak goreng.
“Urus migor gagal, ini mau urus perang” Tulis akun Twitter @jokoselong.
Dilansir dari CNN Indonesia, sebelum Jokowi menghubungi Putin, Jokowi juga telah menghubungi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ia pun membahas perang Ukraina-Rusia saat menelepon Zelensky.
“Kemarin, saya bicara dengan Presiden Ukraina, @ZelenkyyUa. Saya ulangi, Indonesia mendukung segala upaya negosiasi damai untuk untuk berhasil dan siap memberikan bantuan kemanusiaan,” ungkap Jokowi di Twitter dilansir dari CNN Indonesia.
Seperti diketahui, Rusia telah menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022. Invasi dilakukan usai rencana Ukraina bergabung dengan NATO.Invasi masih berlangsung hingga saat ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
