Terkini.id, Makale – Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae menjadi salah satu dari empat Kepala Daerah di Sulawesi Selatan tampil sebagai narasumber dalam seminar daring (Webinar) MarkPlus.
Bupati Tana Toraja bersama tiga kepala daerah lainna itu membahas tentang pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan, Senin 10 Agustus 2020.
Webinar bertajuk Government Roundtable Series ini mengusung tema Sulawesi Selatan Motor Baru Perekonomian Nasional menghadirkan dua pembicara keynote speaker yakni Hermawan Kartajaya selaku CEO Markplus dan Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah.
Dan khusus sesi dari Kepala Bank Indonesia Sulsel Bambang Kusmiarjo dan 4 pembicara yakni Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, Bupati Bantaeng Ilham Azikin, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dan Pjs Wali kota Makassar Rudy Djamaluddin.
Webinar tentang pertumbuhan ekonomi Sulsel ini membahas tentang situasi yang dihadapi Pemerintah Daerah terkait sektor unggulan yang menurun akibat Covid-19, strategi atau kebijakan dalam mendukung sektor unggulan agar tetap bertahan, serta Pemulihan ekonomi akibat sektor unggulan yang terpuruk.
- Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Gowa 4 September, Berikut Wilayah dan Waktunya
- Listrik Makassar Padam Bergilir Jumat 4 September, Berikut Wilayah dan Waktunya
- Jadwal Pemadaman Listrik Makassar Jumat 4 September, Ini Wilayah Terdampak
- Gerak Cepat Pasca-Kebakaran, Perumda Pasar Makassar Gelar Kerja Bakti dan Kolaborasi Percepat Perbaikan Pasar Pa'baeng-baeng
- Selain Objek Tanah Bernilai Rp3 Miliar, Polisi juga Sita Rumah Mewah Rp1,4 M Terkait Kasus Perizinan di Gowa
Materi diawali oleh Kepala Bank Indonesia Sulsel Bambang Kusmiarjo yang membahas tentang pertumbuhan ekonomi Sulsel di triwulan I di angka 3,07 persen yang berarti berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, daya tahan perekonomian Sulsel yang relatif bagus menjadi modal utama dalam pemulihan ekonomi di era Pandemi Covid-19.
“Oleh sebab itu Sulsel harus memperbanyak akselerasi Pemulihan ekonomi agar Sulsel menjadi benchmark bagi Provinsi lain di kawasan Timur Indonesia,” bebernya.
Dalam seminar tersebut Gubernur dan Bupati serta Wali kota yang dipilih sebagai pembicara secara bergantian menyampaikan upaya – upaya akselerasi dan inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Sementara Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae dalam pemaparannya menyampaikan dua program unggulan di masa pandemi Covid-19 yakni kesiapsiagaan menghadapi Pandemi Covid-19 dan penanganan penyebaran Covid-19.
Nico juga menyampaikan situasi dan permasalahan sektor unggulan dampak Covid-19 yakni sektor pariwisata dan sektor pertanian serta strategi kebijakan terkait situasi dan permasalahan tersebut.
Pada sektor Pemulihan ekonomi, menurut Nico Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melahirkan inovasi berupa Program Penguatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan (PELEK) dengan berbagai kegiatan di dalamnya yaitu survey dan pendataan sasaran objek oleh RT/Dusun.
Kemudia menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan menggandeng kios-kios kecil, bantuan Jaring Pengaman Sosial kepada masyarakat dan komunitas tertentu sebanyak 49.690 paket, bantuan JPS kesenjangan antara masyarakat Lembang dan Kelurahan 29.912 paket, skema intervensi harga kopi, pengendalian dan intervensi harga sayur dan ikan, pengembangan skema kompensasi harga barang kadaluarsa, penguatan usaha pesan-antar dengan kupon makan.
“Ada juga program penguatan usaha perseorangan jasa ojek dan angkutan, penguatan usaha menjahit masker kain dan baju anak sekolah, bantuan benih sayur pertanian 1 kg per Lembang/Kelurahan (6 jenis benih), mendorong stimulus usaha kreatif milenial, stimulus dan permodalan usaha mikro di pedesaan, pengembangan kerjasama usaha dan distribusi usaha mikro dan UMKM,”urainya.
Yang terakhir kata pasangan Victor Datuan Batara ini adalah penguatan program padat karya atau swakelola untuk menjadi peluang pendapatan dan daya beli masyarakat dalam rangka Pemulihan dan Trasformasi Ekonomi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
