Terkini.id, Tator – Longsor melanda Kabupaten Tana Toraja, Senin 28 Januari 2020 kemarin sekitar pukul 22.00 WITA malam.
Lokasi longsor bertempat di Kampung Dama’ Lembang Burasia Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja. Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras yang melanda wilayah Lembang Burasia.
Akibatnya jalan Lembang terputus yang menghubungkan antara kantor Lembang Burasia dengan dua Kampung yakni Kampung Dama’ dan Kampung Kulaya yang dihuni sekitar 88 kepala keluarga.

Diketahui bencana alam tanah longsor dengan luas sekitar 30 meter dengan ketinggian sekitar sekitar 50 meter ini membawa material tanah sejauh sekitar 300 meter tersebut .
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi terkini.id, disebutkan bahwa setelah terputusnya akses jalan menuju ke dua kampung tersebut, warga masyarakat yang hendak menuju ke kantor Lembang Burasia harus melalui jalan alternatif.
- Dari Perut Bumi Arpal, Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Air Bersih, Wujud Investasi Harapan Masyarakat
- Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Antarkan Makassar Jadi Kota Toleran
- Wali Kota Makassar Munafri: Pendidikan Hak Semua Warga, Momentum Hardiknas Perkuat Komitmen Bersama
- Mammana Florist Hadirkan Standar Kerapian dan Presisi untuk Karangan Bunga di Makassar
- Makassar Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia
Warga melewati Jalan Lembang Kandua’ menuju Jalan Poros Makale Bittuang dan kembali menuju Lembang Burasia dengan menempuh jarak yang cukup jauh.
Alfian Andi Lolo selaku Kalak BPBD Tana Toraja menyampaikan atas kejadian bencana alam tanah longsor tersebut, pihak pemerintah Lembang Burasia berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tana Toraja kemudian bersama-sama dengan Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Aparat Pemerintah Lembang Burasia.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian kopi sekitar 20 juta, jalanan sekitar 40 jutaan total 60 juta karena tidak ada rumah terdampak hanya kebun kopi,” terangnya.
Ia juga menyampaikan jkk pihaknga bersama Komandan Kodim Besok sebagai Ketua Satgas bencana banjir dan longsor di Tana Toraja serta Dinas PUPR.
“Kami akan ke lokasi untuk segera membuka jalan baru,” bener Alfian kepada terkini.id, Rabu 29 Januari 2020 malam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
