Nostradamus Ramalkan 2022, Muncul Agama hingga Pemimpin Baru dari Timur yang Bersembunyi Menunggu Perang

Nostradamus Ramalkan 2022, Muncul Agama hingga Pemimpin Baru dari Timur yang Bersembunyi Menunggu Perang

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seorang peramal terkenal asal Prancis, Michael Nostradamus, meramalkan bahwa 2022 mendatang akan muncul agama hingga pemimpin baru dari Timur yang bersembunyi menunggu perang. 

Sebagai informasi, Michael Nostradamus adalah seorang warga Prancis keturunan Yahudi yang merupakan tokoh terkenal dengan ramalan-ramalannya yang kerap kali dianggap tepat dan akurat.

Ramalan Michael Nostradamus juga diabadikan dalam sebuah buku yang ditulis oleh V.S Hewitt dan Petee Lorie yang berjudul ‘The End of the Millenium, Prophecies: 1992 to 2001’.

Nah, pada tahun 2022, Nostradamus meramalkan dan menyebutkan secara lebih khusus mengenai munculnya seorang pemimpin baru yang akan mengubah dunia.

Dilansir terkini.id dari Lingkarkediri pada Selasa, 18 Mei 2021, berikut tafsir ramalan menurut Nostradamus tersebut:

1. A New Word Religion atau Agama Baru Dunia

Baca Juga

Ia meramalkan akan kemungkinan munculnya agama baru yang menguasai dunia.

Agama ini tidak pernah dikenal dan diperkirakan oleh umat manusia di seluruh dunia.

Agama itu adalah agama Trisulo Wedo, yakni agama yang hanya berisi tiga perintah dan tiga larangan.

Tiga perintah itu adalah manusia harus melakulan perbuatan yang benar, lurus, dan jujur.

Sementara tiga larangannya adalah manusia tidak boleh melakukan perbuatan yang merugiakan orang lain, tidak boleh mencuri, dan berbuat kejahatan.

2. The Man From the East atau Laki-Laki dari Timur

Itu adalah julukan yang diberikan kepada pemimpin agama baru ini nantinya. 

Dikatakan ia akan menghapus seluruh agama-agama dan menggantikannya dengan agama baru yang nantinya dianut semua makhluk di jagat raya.

Dialah Satria Piningit yang akan menjadikan dunia damai dengan apa pun yang ada di dalamnya.

3. Muncul dari Negeri yang Terletak di Pertemuan Tiga Buah Laut

Ramalan ini berarti kemunculan sosok pemimpin tersebut dari pertemuan tiga laut.

Sebelah utara Pulau Sulawesi adalah laut Sulawesi, di sebelah selatannya adalah laut Flores, dan di sebelah timurnya adalah laut Maluku.

Dengan demikian, lelaki yang dimaksud berada di Indonesia bagian timur, tepatnya di Sulawesi.

Disebutkan bahwa sosok tersebut akan menyembunyikan diri sambil menanti waktu terbitnya perang.

4. Menggemparkan Timur dan Barat

Maksudnya, kemunculan pemimpin itu akan menggemparkan seluruh dunia. 

5. Memakai Sorban Biru

Sorban sendiri adalah sehelai kain yang lazim digunakan oleh umat Islam yang biasanya banyak ditemui pada orang Arab di zaman pra Islam untuk mengatasi hawa dingin atau teriknya matahari.

6. Merayakan Hari Kamis sebagai Hari Istimewanya

Diramalkan bahwa sosok itu menjadikan hari Kamis sebagai hari spesialnya, bukan Jumat karena hari tersebut merupakan hari istimewa orang-orang yang beragama islam.

Ia juga tidak mau hari Sabtu karena hari tersebut sudah diistimewakan oleh agama Yahudi.

Demikian pula hari Minggu, ia juga enggan menggunakannya sebagai hari istimewa karena telah diistimewakan oleh agama Nasrani.

Oleh karena itu, boleh jadi dan mungkin saja Kamis adalah hari penghakiman bagi umat manusia menurut ramalan Nostradamus. 

Di mana sosok pemimpin baru itu akan memutuskan apakah kita orang baik atau justru tergolong orang yang tidak baik.

Namun, satu hal yang perlu diperhatikan, yakni semua kembali kepada kepercayaan masing-masing, karena tentu tidak ada yang semata-mata benar selain Tuhan yang menciptakan kehidupan dan melenyapkan kehidupan itu sendiri.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.