Terkini.id, Jakarta – Niat Wasekjend PA 212 Novel Bamukmin untuk maju sebagai calon wakil presiden 2024 merupakan hal yang harus dihormati. Sebab setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk ikut dalam kontestasi pada pemilihan presiden dan wakil presiden.
Demikian disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Menurutnya, keinginan itu sah-sah saja.
“Keinginan jadi Capres-Cawapres itu hak setiap orang, termasuk hak dia (Novel Bamukmin) yang dijamin oleh konstitusi. Setiap orang berhak bermimpi demikian,” ujar Ujang Komarudin dikutip dari Hops.Id, Minggu 20 Februari 2022.
Namun begitu, kata Ujang, potensi dan peluang Novel Bamukmin untuk menang di Pilpres 2024 sangat kecil, bahkan hampir tidak ada. Selain tidak punya partai, namanya juga belum tercantum di daftar 10 besar elektabilitas Capres maupun Cawapres.
“Terkadang orang yang sudah punya elektabilitas, tapi tak punya partai saja susah. Begitu juga sebaliknya. Apalagi jika tak punya elektabilitas dan partai. Wassalam sudah, tidak akan ada partai yang mau mengajukan,” terangnya.
- Lebih 500 Pendukung, Novel Bamukmin Klaim Punya Elektabilitas Tinggi, Netizen: Kambing!
- Percaya Diri dan Keras Hati Mau Jadi Cawapres, Novel Ngaku Dapat Dukungan dari Ulama: Saya Akan Dongkrak Suara Capres!
- Bakal Jadi Cawapres, Novel Bamukmin: Saya Penjarain Tuh Semua Penista Agama!
- 100 Hari Jika Terpilih Pada Pilpres 2024, Janji Novel Bamukmin: Saya Penjarain Semua Penista Agama
- Keras! Novel Bamukmin Punya Program 100 Hari Kerja Cawapres: Penjarakan Semua Penista Agama
Karena itu, menurut Ujang, keinginan Novel tersebut tidak usah ditanggapi terlalu serius, anggap saja sebagai hiburan di tengah pandemi.
“Anggap saja hiburan di tengah pandemi. Karena mengandalkan ijtima ulama saja tidak akan bisa terwujud itu mimpi,” terangnya.
Sebelumnya, Novel Bamukmin kembali menyampaikan keseriusannya maju di Pilpres 2024 mendatang. Saat ini dia tengah menunggu keputusan Ijtima Ulama mengenai siapa sosok Capres yang nantinya akan dia dampingi.
“Siapapun nanti, saya bisa berdampingan dengan capresnya. Enggak masalah, asalkan berdasarkan hasil ijtima ulama nanti,” tutur Novel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
