Terkini.id, Jakarta – Tengku Zulkarnain mengatakan bahwa ia lebih memilih membeli mobil Inova dan Avanza ketimbang Esemka.
Hal itu ia katakan merujuk pada berita bahwa komponen lokal mobil Esemka hanya 60 persen. Sementara, komponen lokal Avanza yaitu 95% dan Inova 85%.
“Tim Sorak Rame Rame Banggain Esemka. Lha komponennya saja cuma 60% buatan lokal. Sisanya IMPOR. Mending beli Inova 85% lokal. Avanza 95% lokal,” cuit @ustadztengkuzul pada Minggu, 18 April 2021.
“Bangga kok sama asing?” tambahnya.
Tengku Zul membagikan cuitan itu bersama artikel berjudul ‘Klaim Komponen Lokal: Esemka 60%, Avanza 95%, Innova 85%.’
- Curhat Haikal Hassan: Sepeninggal Tengku Zulkarnain, Gue Jadi Sasaran Netizen
- Disebut Lebih Baik Pindah Agama, Abu Janda: Gimana Kalau Kau Pindah ke Neraka Biar Ketemu Tengku Zulkarnain dan Maaher?
- Trending Tagar 'Dukung MUI' Ramaikan Media Sosial, Netizen Kenang Tengku Zulkarnain, Loh Kenapa?
- Sebelum Wafat, Tengku Zulkarnain Singgung Pembubaran Ormas Islam: Terakhir MUI
- Heran dengan 'Kadrun', Politisi PDIP: Boro-Boro Ketemu Bidadari, Kita Aja Belum Tahu Masuk Surga atau Gak!
“Hahaha Buzzer kapan sadar?” kata Tengku Zul.
Berita yang dibagikan Tengku Zul adalah berita lama yang diterbitkan CNBC Indonesia pada 9 September 2019.
Di dalam berita tersebut, dikatakan bahwa komponen lokal pada Esemka wajar masih lebih rendah karena baru diluncurkan.
Hal itu tidak dapat dibandingkan dengan klaim komponen lokal mobil pemain lama yang sama-sama diproduksi di Indonesia seperti Astra Daihatsu Motor (ADM) yang mengklaim komponen Mobil Xenia-Avanza sudah sampai 94%.
“Xenia-Avanza 94 persen, Terios 89 persen, Agya-Ayla 92 persen, dan Sigra-Calya 92 persen,” kata Direktur Marketing, dikutip dari CNBC Indonesia.
Presiden Joko Widodo sendiri juga sempat menyinggung kandungan komponen mobil Esemka yang menurutnya memang belum sampai 80%.
Namun, Presiden Jokowi mengatakan bahwa itu adalah suatu awalan yang baik dan patut diacungi jempol.
“Artinya local content-nya sudah baik. Meskipun saya tahu pasti belum sampai angka 80, apalagi 100%. Tapi sebagai sebuah usaha pertama dalam memulai industri otomotif dengan brand dan prinsipal Indonesia, ini kita harus acungi jempol keberanian PT Solo Manufaktur Kreasi ini,” ujar Jokowi saat peluncuran perdana Esemka, Jumat, 6 September 2019.
Sebagai catatan, mobil yang telah lebih lama diproduksi di Indonesia seperti Kijang Inova juga sudah menggunakan komponen lokal yang cukup tinggi.
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengklaim bahw komponen lokal Kijang Innova mencapai 85%.
Namun, sebelumnya Kijang Inova juga memiliki komponen lokal yang rendah, bahkan jauh lebih rendah dari Esemka.
Pada 1977, komponen lokal Kijang Inova masih 19%. Pada 2004 pun, komponen lokal Kijang masih 53%.
Selain Kijang, komponen lokal mobil buatan Toyota memang masih di bawahnya, antara lain Toyota Sienta 80%, Toyota Fortuner, Toyota Vios, Toyota Yaris masing-masing 75%, dan Toyota Etios Valco hanya 60%.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
