Terkini.id, Jakarta – Seorang driver ojol, Ahmad Taufik (49), ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian dada kanannya, Minggu 5 Januari 2020 malam.
Ahmad Taufik diduga korban begal. Hal itu lantaran saat ditemukan tergeletak di jalan, Taufik mengaku kepada warga bahwa dirinya sudah dibegal.
Saat ditemukan warga di sebuah jalan di Sukabumi, terlihat dada kanannya terdapat luka tusukan.
Setelah warga membawanya ke RS Betha Medika sekitar 100 meter dari lokasi, Ahmad Taufik pun meninggal dunia.
Jasad pengemudi ojol itu disalatkan di Masjid Al-Ikhlas, lalu dikebumikan di tempat pemakaman umum di Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Senin 6 Januari 2020.
- Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Makassar, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional
- Kisah Bupati Lutim: Menunda Kuliah, Jadi Sopir, Lalu Raih Cumlaude
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
Benarkah Pelaku Sudah Ditangkap?
Hari ini, ramai beredar video seorang pria bertelanjang dada terlihat menangis di balik jeruji. Caption dalam postingan itu menyebut pelaku penusukan Ojek Online (Ojol) di Sukabumi tertangkap.
Melansir dari detikcom, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Maolana memastikan informasi video tersebut adalah hoax.
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait pelaku penusukan tersebut.
“Kita cross check ternyata bukan pelaku (penusukan), informasi yang kita peroleh pria yang ada di video sebagai pelaku pencurian koropak di daerah Cimahi,” kata Maolana, Selasa 7 Januari 2020.
Maolana meminta warganet untuk menyerahkan sepenuhnya kasus penyelidikan kasus penusukan Ahmad Taufik (49) ke pihak kepolisian dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas.
“Kita masih tangani, sudah kita lakukan otopsi ke jasad korban. Saksi sudah kita mintai keterangan, tentu kita selidiki kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya,” lanjut Maolana.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
