Orang Jawa Dituding Rusak Kalimantan, Abu Janda: Saya Jawa Tapi Tidak Ikut Menikmati Keuntungan

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda menanggapi soal tudingan seorang netizen di media sosial yang menyebut bahwa orang Jawa telah merusak daerah Kalimantan.

Lewat cuitannya di Twitter, Minggu 17 Januari 2021, Abu Janda sebagai orang Jawa dengan tegas membantah tudingan netizen tersebut.

Sebagai orang yang lahir di Pulau Jawa, kata Abu Janda, ia merasa sama sekali tidak pernah mengambil keuntungan dari orang Kalimantan termasuk kekayaan alam dari daerah tersebut seperti tudingan netizen itu.

Adapun kekayaan alam Kalimantan yang disinggung oleh netizen tersebut yakni terkait hasil tambang dan sawit.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Saya mau meluruskan. Saya orang jawa tapi tidak ikut menikmati keuntungan dari tambang & sawit di kalimantan seperti kata orang ini. Teima kasih,” cuit Abu Janda.

Baca Juga: Isu Surat Edaran UU ITE untuk Bebaskan Abu Janda Dibantah...

Dalam cuitannya itu, pria bernama lengkap Permadi Arya ini juga membagikan pernyataan netizen tersebut yang menuding orang Jawa telah merusak daerah Kalimantan.

Dalam unggahannya, netizen Twitter bernama Firdzaradiany itu menyebut orang Kalimantan menjadi buruh tambang dan sawit.

Sementara yang mengambil keuntungan dari pekerjaan orang Kalimantan sebagai buruh tersebut yakni orang Jawa.

Baca Juga: Ustadz Teungku Zulkarnain Nilai Abu Janda Punya Kesaktian Buat Aparat...

“Orang Kalimantan jadi buruh tambang dan sawit. Orang Jawa menikmati keuntungan,” tulis Firdzaradiany.

Tak hanya itu, netizen yang pernyatannya dibalas oleh Abu Janda tersebut juga menuding rumah dan daerah orang Kalimantan dirusak oleh orang Jawa dan masyarakat Indonesia sama sekali tidak peduli.

“Rumah dan daerah orang Kalimantan rusak. Kita semua tidak peduli,” kata Firdzaradiany.

Bagikan