Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda mengomentari peristiwa 6 orang pengikut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang ditembak mati polisi lantaran menyerang aparat di kawasan Tol Jakarta-Cikampek dengan menggunakan senjata api.
Lewat unggahan di Instagram Permadiaktivis2, Senin 7 Desember 2020, Abu Janda menilai perbuatan yang dilakukan pengikut Rizieq Shihab tersebut adalah aksi terorisme.
“Anggota FP1 sudah berani tembaki aparat pakai senjata api. Ini MURNI TERORISME,” tulisnya.
Dalam unggahannya itu, Abu Janda juga menyebut Rizieq Shihab dan Munarman adalah pendukung jaringan terorisme, ISIS.
Menurutnya, selama ini Rizieq dan Munarman diam-diam menanamkan ideologi ISIS di tubuh ormas Islam FPI.
- Pantai Indah Bosowa Gelar Program "Jumat Ceria" Bersama Anak-Anak Panti Asuhan
- Belum Ada Jadwal Pasti Musda Golkar Sulsel Ke-11, Panitia Terus Matangkan Persiapan
- Satu-satunya di Luar Jawa, Makassar Sabet Paritrana Award Berkat Program Makassar Berjasa
- PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon, Dongkrak Pariwisata dan Hunian Hotel
- BPKH Pastikan Dana Haji Aman dan Menghasilkan Nilai Manfaat bagi Jemaah
“R1zieq & Munarman memang pendukung ISIS yang diam-diam menanamkan ideologi ISIS pada FP1,” ujarnya.
Oleh karenanya, pria bernama lengkap Permadi Arya ini meminta pemerintah dan aparat berwajib agar jangan kalah dengan para teroris.
“Negara jangan kalah oleh Terorisme,” tegasnya.
Dalam videonya tersebut, Abu Janda juga menegaskan bahwa FPI di bawah pimpinan Rizieq Shihab adalah organisasi teroris.
“Fix, FPI adalah organisasi teroris,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
