Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda mengomentari peristiwa 6 orang pengikut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang ditembak mati polisi lantaran menyerang aparat di kawasan Tol Jakarta-Cikampek dengan menggunakan senjata api.
Lewat unggahan di Instagram Permadiaktivis2, Senin 7 Desember 2020, Abu Janda menilai perbuatan yang dilakukan pengikut Rizieq Shihab tersebut adalah aksi terorisme.
“Anggota FP1 sudah berani tembaki aparat pakai senjata api. Ini MURNI TERORISME,” tulisnya.
Dalam unggahannya itu, Abu Janda juga menyebut Rizieq Shihab dan Munarman adalah pendukung jaringan terorisme, ISIS.
Menurutnya, selama ini Rizieq dan Munarman diam-diam menanamkan ideologi ISIS di tubuh ormas Islam FPI.
- Bukan Tentang Trofi, Tapi Harapan, Kisah Megah Cape Verde di Piala Dunia 2026
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
- Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
- YBM PLN UID Sulselrabar Gelar Khitanan Massal dan Berbagi Kado Anak Yatim Dhuafa
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Festival Kuliner Mustika Rasa, Rudy P Goni: Nasi Goreng Simbol Persatuan Bangsa
“R1zieq & Munarman memang pendukung ISIS yang diam-diam menanamkan ideologi ISIS pada FP1,” ujarnya.
Oleh karenanya, pria bernama lengkap Permadi Arya ini meminta pemerintah dan aparat berwajib agar jangan kalah dengan para teroris.
“Negara jangan kalah oleh Terorisme,” tegasnya.
Dalam videonya tersebut, Abu Janda juga menegaskan bahwa FPI di bawah pimpinan Rizieq Shihab adalah organisasi teroris.
“Fix, FPI adalah organisasi teroris,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
