Orasi Soal Kenaikan BBM, Orator Sebut Organ Vital Pria untuk Presiden

Orasi Soal Kenaikan BBM, Orator Sebut Organ Vital Pria untuk Presiden

R
Fahri Setiadi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Orasi soal isu kenaikan BBM, viral video orator dengan lantang berteriak menyebut organ vital pria untuk presiden. Dalam keterangan video, disebut kejadian berlangsung di Gorontalo, Minggu 4 September 2022.

Viral sebuah video orator yang sedang menggelar orasi di hadapan ribuan para pendemo dengan menyebutkan kata disebut tidak pantas buat presiden.

Ucapan dari orator tersebut mengarah pada organ vital laki-laki, dilihat dari unggahan video akun memomedsos di Instagram pada Sabtu 3 September 2022 oleh Alonsia.com.

Dengan memakai toa, orator lantang melontarkan kata tidak senonoh.

“Sepakat lawan! Hanya ada satu kata, lawan! Presiden Republik Indonesia (dilanjut dengan kata tidak pantas),” teriak orator.

Isu kenaikan harga BBM sudah membuat publik heboh baik di media sosial maupun di dunia nyata.

Berdasarkan keterangan video, demo dilakukan di Gorontalo pada Jumat 2 September 2022 lantaran isu kenaikan harga BBM.

“Sebuah video orator aksi unjuk rasa mengenai wacana kenaikan harga BBM, yang di lakukan di Simpang Lima Gorontalo, Jumat 2 September 2022, tersebar di media sosial,” bunyi keterangan dalam video.

Dalam keterangan juga disebut orator dengan lantang berteriak dengan kata tidak senonoh di hadapan massa yang ikut meraimakan aksi tersebut.

“Orator tersebut, dengan lantang berteriak, menyematkan dan membakar semangat massa aksi unjuk rasa, serta meneriakkan sebuah kata yang tidak senonoh, yang merupakan organ vital laki-laki yang vulgar, kepada Presiden Republik Indonesia,” lanjut dalam keterangan video.

Hingga saat ini, belum ditemukan tanggapan presiden soal video viral yang menyebut dirinya dengan kata organ vital pria.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.