Pabrik Kosmetik NRL di Tanjung Bunga Digerebek Polisi, Ini Klarifikasi Owner

Produk kosmetik NRL.www.facebook.com/idjie diana cream

Terkini.id, Makassar – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar menggerebek sebuah sebuah rumah elit di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Rabu 21 Agustus 2019 malam lalu.

Penggerebekan tersebut rupanya terkait adanya aktivitas pembuatan kosmetik dan produk kemasan.

Kosmetik tersebut diproduksi oleh tiga orang berinisial N (25), R (24), dan A (45).

Ketiganya selama ini sudah dikenal sebagai owner produk kosmetik bernama NRL.

Polisi menduga pabrik rumahan kosmetik tersebut ilegal dan tidak memiliki sertifikat BPOM dan tidak memiliki izin tempat usaha yang di dalam perumahan elit.

Penggerebekan pabrik kosmetik itu pun membuat geger banyak pengguna termasuk para agen reseller NRL. Pasalnya, pelanggannya sudah cukup banyak.

Klarifikasi NRL Cosmetic

Owner NRL melalui akun facebook Ummu Khumairoh, menyampaikan bahwa berita tentang penggerebekan yang beredar harus dilihat lebih eli.

“Ini masih dugaan dan dalam penyelidikan. Be Smart buyer. Jika memang berbahaya, maka owner-nya lah dan saudara-saudaranya adalah korban pertama. Karena sebelum memasarkan produknya, mereka bertahun-tahun menggunakan,” tulis dia.

Izin BPOM Masih Berproses

Dia juga menyebutkan, terkait izin edar yang menjadi salah satu alasan polisi melakukan penggerebekan, hal itu karena memang sertifikasi BPOM masih berproses.

“Tapi sudah 70 persen berjalan, karena tingginya permintaan aas produk perawatan kami maka kami berinisiatif untuk melakukan penjualan baik secara online maupun offline. Jadi kami tekankan NRL tidak mengandung zat berbahaya, karena bahan dasar dari produk kami adalah susu,” katanya.

Sebelumnya, dikabarkan pabrik rumahan NRL di Tanjung Bunga digerebek polisi karena diduga melakukan aktivitas produksi yang ilegal karena tidak punya izin edar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, menyebut pihaknya masih melakukan pengembangkan.

“Mereka memasarkan produknya secara online, tapi kita masih kembangkan ini terkait di mana saja dipasarkan dan juga masih mencari asal muasal bahan bakunya yang digunakan itu,” tukas Indratmoko seperti dilansir dari sindonews.com.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Ini Kampung Statistik Pertama di Indonesia

Terkini.id, Makassar - Dalam rangka pelaksanaan Hari Statistik Nasional (HSN), Universitas Hasanuddin melalui Departemen Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) bersama Badan