Pakar Ini Sebut Pandemi Covid-19 di Indonesia Berakhir 6 Tahun Lagi

Pakar Ini Sebut Pandemi Covid-19 di Indonesia Berakhir 6 Tahun Lagi

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id – Ilmuwan Penyakit Menular di di Australian National University (ANU) Sanjaya Senanayake menyebut virus corona deseases 2019 atau covid-19 yang dikenal sebagai pandemi di Indonesia berakhir 6 tahun lagi. Termasuk pandemi di seluruh dunia.

Mengutip suaracom, jaringan terkini.id, disebutkan bahwa dengan hanya 70 negara yang melaksanakan vaksinasi Covid-19, maka herd immunity atau kekebalan kelompok di seluruh dunia akan sulit terbentuk.

Lebih lanjut, kata Senanayake, mungkin butuh waktu lebih dari 6 tahun untuk dunia bisa mengatasi Covid-19.

“Pada tingkat vaksinasi saat ini, diperkirakan kita tidak akan mencapai cakupan global 75 persen dengan vaksin selama sekitar 6 tahun,” kata Senanayake, ditulis suaracom yang dikutip dari Daily Star.

“Bukan 1 atau 2 tahun, tapi 6 tahun.” lanjutnya.

Baca Juga

Senanayake pun memperingatkan bahwa situasi pandemi ini tidak akan terselesaikan sampai virus Corona benar-benar dihilangkan atau setidaknya dikendalikan di setiap bagian dunia.

Terlebih virus ini terus mengalami mutasi yang bisa saja membahayakan umat manusia.

Menyinggung pemerintah Australia yang tengah menyelesaikan produksi vaksin Corona AstraZeneca sebanyak 50 juta dosis di Melbourne, Senanayake mengatakan bahwa negaranya tidak akan mendapat manfaat penuh dari pelaksanaan vaksinasi jika masih banyak negara lain yang belum melaksanakannya, karena kekurangan pasokan vaksin.

“Jika kita melanjutkan vaksinasi ini, sementara di bagian lain dunia infeksi (Covid-19) masih terus tidak terkendali, maka kita akan melihat mutasi (virus Corona) yang jauh lebih jahat akan muncul, yang mungkin berdampak pada kemanjuran vaksin,” jelasnya.

“Oleh karena itu, jika Anda percaya pada nasionalisme vaksin… Anda juga harus merangkul altruisme (kesejahteraan orang lain) dan memastikan vaksin diberikan dalam jumlah yang cukup dan tepat waktu ke negara berkembang,” tuturnya. (suaracom).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.