Terkini.id, Jakarta – Konflik Israel-Palestina kian memanas di bulan suci Ramadhan. Baru-baru ini, pasukan Zionis menembak tiga warga Palestina pada Minggu, 10 April 2022. Dari tiga warga tersebut, dua di antaranya meninggal dunia.
Associated Press melaporkan, ketiga insiden tersebut masing-masing terjadi di pos pemeriksaan Tepi Barat, Kota Hebron, dan Jenin.
Perempuan korban penembakan itu langsung dilarikan ke Palang Merah untuk perawatan lebih lanjut.
Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, perempuan itu akhirnya wafat di rumah sakit usai kehilangan terlalu banyak darah karena pembuluhnya robek.
Di Hebron, tentara Israel menembak seorang perempuan Palestina hingga tewas. Tentara itu mengklaim, perempuan tersebut menikam dan melukainya.
Setelah itu, bentrokan pecah ketika pasukan Israel berpatroli di Jenin. Saat itu, tentara sedang menyelidiki rumah seorang terduga pembunuh tiga warga Israel pekan lalu.
Ra’ad Fathi Zaydan kemudian dikabarkan gugur karena ditembak mati Pasukan Israel di daerah Jaffa.
Belakangan, kekerasan di perbatasan itu meningkat dan menelan korban jiwa dari kedua belah pihak.
Dari Palestina, korban kebanyakan merupakan warga yang dituding hendak menyerang aparat Israel. Selain itu, sejumlah warga Israel juga tewas karena diduga diserang orang dari kamp pengungsian.
Ghada Ibrahim Ali Sabateen, seorang ibu dan janda dengan 6 anak, ditembak oleh tentara Israel di dekat Betlehem dan dibiarkan mati kehabisan darah.
Video pembunuhan Ghada Ibrahim, yang separuh buta, terekam warga setempat dan dibagikan secara online.
Dalam video nampak muslimah itu mengangkat tangannya saat dia berusaha melarikan diri sementara tentara Israel menembaknya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
