Menurut Hartati, anggaran penanganan stunting itu tidak hanya berasal dari pemerintah pusat, tetapi harus juga ditunjang oleh alokasi anggaran APBD daerah setiap tahun.
“Jadi secara penurunan angka stunting di kota Palopo yang setiap tahunnya mengalami penurunan yang signifikan angka kasusnya, kota Palopo sangat layak untuk meraih penghargaan,”
Merujuk data dinas pengendalian penduduk dan KB kota palopo tahun 2021 kasus stunting di kota Palopo terdata 357 kasus dan mengalami penurunan menjadi 344 kasus pada tahun 2022.
Untuk tahun 2023 per bulan September, tersisa 288 kasus.
Menurut SSGI ditahun 2021 sebanyak 28,5% turun menjadi 23,8% ditahun 2022. Untuk tahun 2023 dalam proses survey kesehatan Indonesia atau SKI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
