Terkini.id, Makassar – Meskipun di tengah Pandemi Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin akan tetap fokus pada penanganan kasus stunting.
Pencegahan kasus kekerdilan merupakan program prioritas yang menjadi fokus pemerintah karena stunting adalah kondisi yang mesti diperhatikan.
Naisyah menuturkan, “Program prioritas itu tetap berjalan, ada beberapa program prioritas untuk kesehatan.”
“Salah satunya masalah Covid. Tetapi yang lainnya seperti stunting, gizi buruk, semua tetap jalan seperti posyandu semua tetap kita jalan,” ujarnya.
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, mengharuskan proses pemberian gizi maupun pemeriksaan di posyandu dilakukan secara protokol kesehatan seperti mewajibkan memakai masker dan membagi waktu pemeriksaan.
- IKATSI Unhas dan BKS PII Teken MoU Kerjasama, Perkuat Sinergi Alumni dan Organisasi Profesi
- Telkomsel dan Erajaya Luncurkan Program Super Brand Day di Makassar, Sediakan Paket Bundling
- Korban Kebakaran di Makassar Dapat Voucher Rp500 Ribu dari LAZ Hadji Kalla
- Wali Kota Munafri Lantik 369 Kepala Sekolah di Makassar, Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih
- 5 Tips Menempatkan Pengharum Mobil agar Aromanya Lebih Merata
“Posyandu kita buka tetapi dibikinkan aturan misalnya berjadwal, bisa berapa kali dalam seminggu, jam berkunjung juga diatur,” tutur Naisyah.
Dalam paparannya, Naisyah menyebutkan penyebab stunting atau kekerdilan dipengaruhi oleh banyak faktor. Sehingga masyarakat perlu memperhatikan kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit yang memengaruhi proses tumbuh kembang anak.
Naisyah menuturkan, “Penyebab stunting karena masalah dalam gizi. Sebenarnya banyak hal kalau bicara stunting. Masalah lingkungan, sanitasi, air bersih, karena itu semua memengaruhi tumbuh kembang. Sanitasi yang jelek salah satu pemicu penyakit, daya tahan tubuh lemah, bisa menyebabkan berat badan menurun bisa menyebabkan terjadinya stunting.”
Menurutnya, kasus kekerdilan tdak bisa dianggap remeh, ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Kasus stunting juga bisa menyebabkan kematian.
Naisyah menambahkan, “Misalnya anak-anak harus dapat imunisasi ulangan, tidak bisa tidak. Itu bisa menyebabkan kematian bukan hanya Covid.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
