Masuk

Panglima TNI: Kasus Mayor Paspampres dan Kowad Bukan Pemerkosaan, Mereka Suka Sama Suka

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa menyebut tindakan asusila antara oknum Mayor Paspampres dan seorang perwira Komando Wanita AD atau Kowad Kostrad bukan kasus pemerkosaan.

Jenderal Andika mengungkapkan, oknum Mayor Paspampres dan Kowad Kostrad itu melakukan hubungan intim berdasarkan rasa suka sama suka.

Hal itu, kata Jenderal Andika, lantaran keduanya tidak hanya sekali melakukan hubungan intim tersebut.

Baca Juga: DPR Setujui Pemberhentian Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

Oleh karena itu, Andika pun memastikan dalam kasus tersebut tidak hanya Mayor Paspampres yang dijadikan tersangka melainkan juga sang Kowad Kostrad.

“Dari hasil pemeriksaan atau pengembangan baru yang menyatakan atau yang mengindikasikan, ini tidak dilakukan dengan paksaan. Artinya suka sama suka dan beberapa kali, dan itu bukan pemerkosaan, sehingga arahnya keduanya menjadi tersangka,” kata Panglima TNI Andika Perkasa.

Berdasarkan temuan tersebut, Andika menuturkan pasal pemerkosaan yang menjerat oknum Mayor Paspampres pun gugur. Mayor Paspampres dan Perwira Kowad Kostrad itu bakal dijerat dengan pasal asusila.

Baca Juga: Istri Prajurit Melapor ke Panglima TNI: Suami Saya KDRT, Selingkuh dan Telantarkan Keluarga

“Sehingga pasal yang tadinya kita gunakan 285 tentang pemerkosaan, menjadi pasal 281 tentang asusila,” ungkap Andika, dikutip dari Detik.com, Kamis 8 Desember 2022.

Menurut Andika, jika keduanya terbukti bersalah, tak hanya hukuman pidana yang akan menanti mereka. Tapi juga sanksi pemecatan di TNI.

“Tapi untuk aturan internal, karena dilakukan sesama keluarga besar TNI, konsekuensinya adalah hukuman pemecatan dari dinas,” tegasnya.

Diwartakan sebelumnya, Korps TNI tercoreng akibat ulah salah satu anggotanya atas dugaan pemerkosaan. Peristiwa miris itu terjadi saat digelarnya KTT G2- di Bali pada 15-16 November 2022 lalu.

Baca Juga: Alasan Istana Tunjuk Yudo Margono Calon Panglima TNI: Untuk Kebanggaan Korps

Mirisnya, korban pemerkosaan itu juga sesama anggota TNI yakni seorang prajurit wanita (Kowad) dari Divisi Infanteri 3/Kostrad, Letda Caj (K) GER.

Sementara terduga pelaku adalah Mayor BF (Bagas Firmasiaga) yang belakangan diketahui adalah seorang perwira dari Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.