Terkini.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa TNI AL menerima keputusan Presiden Jokowi yang menunjuk KSAD Andika Perkasa menjadi Panglima TNI.
Dikutip dari Antara, Rabu 9 November 2021, usai mendengar kabar Surpres Jokowi kepada DPR RI, Laksamana Yudo langsung bergegas menemui jajarannya (TNI AL).
“(Begitu) Surat Presiden ada dari Bapak Presiden, saat itu juga langsung saya sampaikan ke jajaran. Tidak sampai 15 menit (setelah itu) saya sampaikan ke jajaran bahwa kita harus loyal terhadap apa yang telah ditetapkan presiden karena presiden merupakan penguasa tertinggi TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU,” kata Yudo.
Ia menambahkan, bahwa keputusan Presiden Jokowi pasti keputusan terbaik untuk TNI dan juga negara.
“Sehingga apa pun yang telah diputuskan (presiden) pasti keputusan terbaik untuk TNI dan terbaik untuk negara dan bangsa,” lanjutnya.
- MNEK 2023 Berjalan Sukses, Pemkot Makassar Terima Piagam Kehormatan dari KSAL
- Kapal Perang Asing Masuk Wilayah RI Dikepung, KSAL: Hoax itu Masa Ada Kapal Dikepung
- KSAL: Awak KRI Nanggala Hendak Pakai Baju Penyelamat, Tapi Terlambat
- Serpihan KRI Nanggala Ditemukan, KSAL: Diyakini Komponen dari Kapal Selam
Kemudian, Yudo juga menyampaikan kepada jajarannya agar loyal dan mendukung kepemimpinan Andika.
“Sudah saya sampaikan kepada jajaran (TNI AL), bahwa kita harus loyal dan mendukung kepemimpinan Pak Andika Perkasa. Beliau adalah senior saya dan beliau tentunya yang terbaik karena telah terpilih menjadi panglima TNI,” tutur Yudo.
Selain itu, Yudo juga membuka suaranya terkait persetujuan DPR terhadap Andika menjadi calon panglima TNI, menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.
Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, semua kepala staf matra TNI berpeluang menjadi panglima TNI, karena salah satu persyaratan pokok tertulis adalah pernah atau tengah menjabat kepala staf matra TNI pada saat ditunjuk presiden.
Dalam mekanismenya, nama kepala staf matra TNI yang dipilih presiden itu kemudian diserahkan kepada DPR untuk diuji kelayakan dan kepatutannya.
“Saya tetap semangat. Tentara itu penilaiannya harus loyal, itu yang pertama kali. Kita harus loyal pada keputusan presiden, loyal pada panglima TNI yang baru, dengan program-programnya kita harus lebih menyesuaikan,” ujar Yudo.
“Tentunya penegakan hukum dan kedaulatan di laut tetap tugas pokok TNI AL, kita lakukan semaksimal mungkin,” imbuhnya.
Sebagai Kepala Staf TNI AL, Yudo berharap ke depannya TNI semakin solid, lebih maju, dan lebih profesional. Ia juga berjanji akan mendukung mewujudkan semaksimal mungkin TNI yang profesional, modern, serta tangguh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
