Terkini.id, Jakarta- Jusuf Kalla atau JK berbicara mengenai sosok yang cocok menjadi duet pemersatu bangsa yang sempat di usulkan oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada Pilpres mendatang.
Mantan Presiden RI ke 10 dan ke 12 tersebut awalnya menyatakan semua bakal calon presiden dan wakil presiden adalah orang yang bisa mempersatukan bangsa.
Dia menilai, tak ada bakal Capres ataupun Cawapres yang akan memecah belah bangsa ini.
“Ya ini juga semua bakal calon-calon ini tidak akan memecah bangsa”. Ungkap JK dikutip dari detiknews pada Sabtu 16 Juli 2022.
Lebih lanjut JK menjelaskan “jadi memang ada menafsirkan seperti Anies dengan Ganjar atau Ganjar dengan Anies, ya yang lain juga. Tidak berarti kalau Anies dengan katakanlah Puan tidak mempersatukan, mempersatukan. Atau Airlangga dengan Puan, juga bisa mempersatukan. Tidak hanya satu orang yang mempersatukan bangsa ini”.
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
Diketahui sebelumnya, Surya Paloh mengakui dirinya telah mengusulkan skema duet Capres dan Cawapres pada Jokowi.
Surya Paloh ingin pemimpin bangsa kedepan bisa menghilangkan polarisasi.
Surya Paloh sendiri mengapresiasi munculnya usulan seperti duet Anies Baswedan dengan Puan Maharani, Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan, hingga Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar.
Surya Paloh mengaku dirinya tidak punya kepentingan apa pun di Pilpres mendatang selain ingin polarisasi menghilang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
